Sentot Djamaluddin Kembali Pimpin PKB Kabupaten Kediri, Bidik Penguatan Basis Rakyat dan Target 13 Kursi DPRD
Kediri, Beritalima.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kediri resmi menetapkan kembali Drs. H. Sentot Djamaluddin sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Kediri untuk masa bakti 2026–2031. Penetapan tersebut menjadi sinyal kuat berlanjutnya kepemimpinan yang selama ini dinilai berhasil menjaga soliditas partai sekaligus memperkuat kedekatan PKB dengan masyarakat di tingkat akar rumput.
Keputusan tersebut diumumkan melalui Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB yang dibacakan langsung oleh Ketua DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal dalam agenda penetapan kepengurusan secara daring pada Kamis (11/6/2026).
Penetapan Sentot tidak hanya menandai keberlanjutan kepemimpinan di tubuh PKB Kabupaten Kediri, tetapi juga menjadi bagian dari strategi partai dalam menghadapi tantangan politik ke depan, termasuk persiapan menuju Pemilu mendatang.
Melalui Proses Muscab dan Uji Kelayakan
Sebelum keputusan resmi diterbitkan, proses penjaringan calon ketua telah dilakukan melalui Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Kabupaten Kediri yang digelar di kawasan Bukit Daun pada 29 Maret 2026.
Muscab tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting partai, di antaranya perwakilan DPP PKB Daniel Johan, perwakilan DPW PKB Jawa Timur M. Zubaidi, jajaran pengurus DPC, kader partai, serta seluruh pengurus anak cabang (DPAC) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kediri.
Dalam forum tersebut, DPC PKB Kabupaten Kediri mengusulkan lima nama calon kepada DPP PKB yang terdiri dari tiga kandidat laki-laki dan dua kandidat perempuan. Seluruh nama yang diajukan kemudian mengikuti tahapan uji kelayakan dan kepatutan sebagai bagian dari mekanisme seleksi kepemimpinan partai.
Dari proses tersebut, nama Sentot Djamaluddin akhirnya kembali mendapatkan kepercayaan untuk menakhodai PKB Kabupaten Kediri selama lima tahun ke depan.
Rekam Jejak Politik yang Panjang
Terpilihnya kembali Sentot Djamaluddin tidak terlepas dari pengalaman politik dan rekam jejak kepemimpinannya yang panjang di Kabupaten Kediri.
Sebagai kader senior PKB, Sentot dikenal memiliki kedekatan kuat dengan struktur partai hingga tingkat bawah. Selain itu, ia juga telah mengemban amanah sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Kediri selama tiga periode, sebuah capaian yang menunjukkan konsistensi serta tingkat kepercayaan publik terhadap dirinya.
Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas organisasi sekaligus memperluas basis dukungan PKB di Kabupaten Kediri yang selama ini menjadi salah satu daerah dengan kekuatan politik signifikan bagi partai berlambang bola dunia itu.
Tegaskan PKB Harus Hadir untuk Masyarakat
Usai menerima amanah tersebut, Sentot menegaskan bahwa arah perjuangan PKB Kabupaten Kediri akan tetap berpedoman pada instruksi Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, yakni memastikan kader partai hadir secara nyata di tengah masyarakat.
Menurutnya, keberadaan partai politik tidak boleh berhenti pada aktivitas elektoral semata, tetapi harus mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, terutama kelompok yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan perikanan.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Sentot menegaskan bahwa komitmen PKB untuk dekat dengan masyarakat bukan sekadar jargon politik.
> “PKB selalu di tengah masyarakat bukan hanya sekadar slogan saja, tetapi benar-benar program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, baik dari sektor pendidikan, ekonomi, kesehatan maupun sosial,” ujar Sentot.
Ia menambahkan, kepengurusan periode 2026–2031 akan diarahkan untuk memperkuat program-program yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan politik partai.
Garap Pemilih Muda Lewat Digitalisasi
Selain memperkuat basis tradisional partai, PKB Kabupaten Kediri juga mulai mempersiapkan regenerasi politik dengan memberikan ruang lebih besar kepada kader-kader muda.
Sentot menyebut pihaknya akan menyiapkan calon anggota le








