Sidarto Danusubroto Warnai 90 Tahun Hidupnya Penuh Menyala

  • Whatsapp
Sidarto Danusubroto (batik merah dengan kopiah) warnai 90 tahun hidupnya penuh menyala (foto: istimewa)

Jakarta, beritalima,com| – Siapa tak mengenal sosok Sidarto Danusubroto, yang 11 Juni kemarin merayakan hari ulang tahunnya ke-90 tahun, dengan pedoman hidupnya “urip iku urip” atau hidup itu mesti menyala alias mesti bermanfaat untuk orang dan lingkungan lainnya.

Hal ini diterapkan bagi perjalanan hidup Sidarto, yang melintasi berbagai zaman. Yakni mulai zaman penjajahan, era Presiden pertama Soekarno (Sidarto menjadi salah satu ajudan Soekarno), Kapolda, anggota DPR, Ketua MPR hingga anggota Dewan Pertimbangan Presiden dua periode era Presiden ketujuh Joko Widodo.

Kedekatannya dengan keluarga Soekarno, menjadikan Sidarto yang kelahiran Pandeglang (Banten), begitu melekat dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Saat perayaan Hutnya ke-90 di Gedung Tribatra, Jakarta (11/6), tampak anak Soekarno, Guntur, Guruh, serta beberapa petinggi PDIP seperti Sekjen Hasto Kristiyanto, Djarot Saiful Hidayat, Basuki “Ahok” Tjahaya Purnama, Ripka Ciptaning, Krisdayanti, dan lundangan lainnya.

Yang menarik dalam salah satu pesannya, Sidarto yang pensiun dari Polri berpangkat jenderal bintang dua, menyinggung soal ketidakberesan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, hingga penyakit korupsi yang melanda lingkungan elit penguasa. Sidarto masih peka dan peduli dengan kehidupan masyarakat sekitarnya. Itu sebabnya, saat perayaan Hutnya, ia pun mengundang anak-anak yatim piatu untuk turut serta bergembira bersama, serta memberikan bantuan kepadanya.

Sidarto yang menjadi saksi sejarah masa akhir hidupnya Presiden Soekarno (mulai di masa tahanan rumah du Wisma  Yaso hingga menghembuskan nafas terakhirnya), tak pernah bosan mengingatkan masyarakat luas untuk belajar dari sejarah negeri ini. Itu sebabnya, ia memegang teguh prinsip “urip iku urup”, agar dapat memaknai jalannya kehidupan penuh makna, menyala serta bermanfaat bagi pihak lain.

Jurnalis: abriyanto

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait