Soal Kritik Dino ke Pemerintah, Habiburokhman: Mantan Pejabat Perlu Tahu Etika

  • Whatsapp
Soal kritik Dino ke Pemerintah, Habiburokhman: Mantan pejabat perlu tahu etika (foto: gerindra)

Jakarta, beritalima.com| –  Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman melontarkan kritik balik kepada mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dinilainya mantan pejabat mesti perlu tahu etika, karena belakangan kerap menyampaikan pandangan kritis terhadap pemerintah.

Menurut politikus Gerindra itu, seorang mantan pejabat negara semestinya memberikan ruang kepada pejabat yang sedang menjabat untuk bekerja, alih-alih terus melontarkan kritik yang berpotensi memicu perdebatan politik.

“Ada etika di kalangan orang yang pernah menjabat, yaitu memberikan kesempatan kepada orang yang saat ini menjabat untuk bekerja dan menjalankan tugasnya dengan baik,” kata Habiburokhman kepada wartawan di DPR, Jakarta (2/5).

Ia bahkan membandingkan sikap Dino dengan tradisi politik di sejumlah negara maju, di mana mantan pemimpin negara dinilai lebih jarang mengkritik penerusnya secara terbuka. Habiburokhman juga mencontohkan hubungan para mantan Ketua Komisi III DPR yang menurutnya tetap menjaga etika dan tidak melakukan serangan terbuka kepada pimpinan yang sedang menjabat.

Menurut Habiburokhman, pola komunikasi yang ditunjukkan Dino berpotensi memancing publik untuk membanding-bandingkan kinerja pejabat saat ini dengan masa lalu. Ia mengingatkan bahwa kritik yang disampaikan mantan pejabat bisa saja ditafsirkan bukan lagi sebagai masukan konstruktif, melainkan sebagai serangan politik. “Saya khawatir akan ada yang mendefinisikan itu lebih sebagai serangan politik membabi buta dan olok-olok politik,” ujarnya.

Dino pada akhir Mei kemarin soroti seringnya perjalanan Presiden Prabowo ke luar negeri serta arah kebijakan politik luar negeri. Karena sering ke luar negeri, ini kata Dino, menyedot banyak anggaran yang keluar. Lalu soal kebijakan politik luar negeri Indonesia, disarankan Dino untuk lebih banyak diberikan peran ke Menteri Luar Negeri Sugiono.

Dalam kesempatan yang sama, Habiburokhman justru memuji sikap Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang dinilainya menunjukkan keteladanan sebagai negarawan. Ia menyoroti momen kebersamaan Megawati dan Presiden Prabowo Subianto yang sempat menjadi perhatian publik.

“Bu Mega sangat elegan, menghormati Pak Prabowo sebagai Presiden yang saat ini menjabat. Beliau menunjukkan komitmen untuk membatasi polarisasi, bukan mengompor-ngompori,” ujar Habiburokhman.

Jurnalis: rendy/abri

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait