Terjadi Kepadatan Kamar Jemaah Haji, Timwas: Harus Sesuai Aturan 

  • Whatsapp
Terjadi kepadatan kamar jemaah haji, Timwas: Harus sesuai aturan (foto: parlementaria)

Makkah, beritalima.com|- Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI menemukan potensi kepadatan kamar jemaah saat meninjau Hotel 502 Safwat Alshuruq, Jalan Sektor 5 Raudhah, Makkah (22/5). Temuan tersebut menjadi perhatian karena dinilai dapat memengaruhi kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

Anggota Timwas Haji DPR RI Sri Wulan mengatakan hotel dengan kapasitas sekitar 6.700 jemaah itu merupakan salah satu titik pemantauan pelayanan akomodasi jemaah Indonesia di Makkah.

Timwas menemukan adanya indikasi kamar ditempati lima jemaah. Padahal, kesepakatan awal antara Timwas Haji dengan Pemerintah, aturannya hanya empat orang per kamar. Kondisi itu perlu segera dievaluasi agar tak meluas ke kamar lainnya.

“Kita tadi melihat ada kamar yang diisi lima (orang), sementara kesepakatan awalnya empat (orang). Ini tentu menjadi perhatian agar pelayanan kepada jemaah tetap sesuai standar,” kata Politisi Fraksi Partai NasDem.

Menurutnya, persoalan kepadatan kamar tidak hanya berkaitan dengan fasilitas penginapan, tetapi juga berpengaruh terhadap kondisi fisik jemaah yang membutuhkan waktu istirahat cukup di tengah cuaca panas dan padatnya rangkaian ibadah haji.

Ia menilai kenyamanan akomodasi menjadi faktor penting, terutama menjelang fase puncak ibadah haji ketika aktivitas jemaah semakin tinggi dan kebutuhan pemulihan fisik menjadi lebih besar.

Meski belum memperoleh data pasti mengenai jumlah kamar yang kelebihan kapasitas, Timwas DPR RI meminta penyelenggara haji segera melakukan verifikasi dan pengawasan agar standar pelayanan tetap terjaga.

“Pengawasan ini penting supaya pelayanan yang diberikan kepada jemaah tetap sesuai komitmen dan standar yang sudah disepakati,” ungkapnya.

Jurnalis: dedy/abri/par

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait