GRESIK, beritalima.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meninjau langsung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Gresik, Rabu (3/6/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan penerimaan peserta didik berjalan tertib, transparan, dan memberikan akses pendidikan yang luas bagi masyarakat.
Dalam agenda tersebut, Khofifah mengunjungi dua sekolah di Kecamatan Cerme, yakni SMKN 1 Cerme, dan SMAN 1 Cerme.
Ia memantau proses pendaftaran dan verifikasi calon murid yang tengah berlangsung sebagai bagian dari tahapan awal SPMB.
Menurut Khofifah, sistem verifikasi yang diterapkan saat ini dirancang lebih terstruktur sehingga mampu memberikan kepastian kepada calon murid dan orang tua dalam mengikuti proses pendaftaran.
“By (melalui) sistem mereka sudah bisa melakukan verifikasi. Mekanisme ini ikhtiar bagaimana memberikan kepastian kepada calon siswa yang sudah mendaftar di sekolah yang diharapkan,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan, tahapan verifikasi dan validasi data dalam SPMB berlangsung mulai 29 Mei hingga 9 Juni 2026.
Dengan rentang waktu yang lebih panjang, proses pelayanan berjalan lebih tertib tanpa menimbulkan antrean panjang di sekolah.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik, Eko Agus Suwandi, menyampaikan bahwa pada pelaksanaan SPMB tahun ini terdapat 12 SMA Negeri dan 4 SMK Negeri di Kabupaten Gresik yang membuka pendaftaran bagi calon murid baru.
Menurut Eko, seluruh proses pendaftaran terus dipantau secara menyeluruh untuk memastikan pelaksanaan SPMB berjalan transparan, objektif, dan berkeadilan bagi seluruh peserta.
“Kunjungan Ibu Gubernur Jawa Timur di Gresik ini sebuah kebanggan bagi kami. Ini menjadi bentuk perhatian dalam memastikan pelaksanaan SPMB khususnya di Gresik berjalan transparan,” ungkapnya.
Kunjungan Gubernur Jawa Timur tersebut sekaligus menjadi bentuk pengawasan langsung terhadap pelaksanaan SPMB di Gresik agar seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan serta memberikan pelayanan terbaik bagi calon murid dan orang tua.
Sementara itu salah satu wali murid Umu Alfianah, orang tua salah satu peserta yang mengikuti verifikasi mengatakan proses pendaftaran anaknya berjalan lancar. Ia berharap anaknya bisa diterima di SMKN 1 Cerme.(Ron)








