TRAGIS dan MENGGETARKAN! Laka Tunggal di Depan Bandara Emalamo Sanana, Pengendara Motor Tabrak Mobil Trek, TEWAS DI TEMPAT

  • Whatsapp

KEPULAUAN SULA, beritaLima.com – Sebuah peristiwa nahas dan memilukan mengguncang Kota Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di ruas jalan depan Bandara Emalamo, yang merenggut nyawa seorang pria pengendara sepeda motor di lokasi kejadian. Insiden tragis ini terjadi pada waktu rawan, pukul 05.00 dini hari, saat jalanan masih sepi dan visibilitas minim, beralih dari gelap menuju terang.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Sabtu (20/5/26), kronologi kejadian bermula saat seorang pria mengendarai sepeda motor merek Suzuki melaju kencang dari arah pusat kota menuju luar kota. Sesampainya di jalan lurus namun berisiko tepat di area bandara, pengendara diduga tiba-tiba kehilangan kendali atas kemudi. Motor tersebut meluncur liar tak terkendali dan langsung menghantam bagian depan sebuah Mobil Trek (Pick Up) Suzuki yang sedang melintas dari arah Selatan ke Utara.

Benturan terjadi dengan kecepatan tinggi dan kekuatan dahsyat. Akibat tumbukan keras itu, si pengendara terpental jauh ke aspal, dengan kepala dan tubuh membentur permukaan jalan secara brutal. Warga sekitar yang mendengar suara gedebuk keras seperti ledakan langsung berlarian ke TKP. Namun saat tiba di lokasi, nasib sudah tak bisa diubah: korban sudah tergeletak tak bernyawa, bersimbah darah di atas aspal dingin.

Kedua kendaraan mengalami kerusakan parah. Bagian depan motor hancur rata dengan tanah, remuk tak berbentuk. Sementara itu, bodi depan mobil trek pun penyok dalam dan rusak berat akibat sambaran keras motor tersebut.

Petugas dari Polres Kepulauan Sula segera tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan, olah tempat kejadian perkara, dan pemeriksaan awal. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sanana untuk pemeriksaan medis serta proses identifikasi lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap korban belum dirilis secara resmi oleh pihak kepolisian.

Meski penyebab pasti masih dalam penyelidikan mendalam, dugaan kuat mengarah pada faktor kelelahan ekstrem, mengantuk berat, kurang konsentrasi, serta kecepatan berlebihan. Berkendara di waktu dini hari sering kali membuat pengendara terlena, merasa jalan kosong sehingga ugal-ugalan, padahal kondisi mata dan refleks tubuh sedang tidak prima.

Peristiwa berdarah ini menjadi TAMPARAN KERAS DAN PERINGATAN NYATA bagi seluruh pengguna jalan di Sanana dan se-Kepulauan Sula: JANGAN PERNAH REMEHKAN BERKENDARA DI WAKTU Rawan. Baik dini hari maupun sore buta, minim cahaya, rasa kantuk, dan kelengahan adalah kombinasi mematikan yang sering berujung pada tragedi tak tergantikan.

BeritaLima.com turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan yang besar. (DN)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait