ILustarasi
KEPULAUAN SULA, beritaLima.com – Warga di Lingkungan Belimbing Tiga, Kelurahan Fagudu, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula,Maluku Utara merasakan kesulitan luar biasa terkait pasokan air bersih. Pasalnya, layanan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat telah berhenti mengalir total selama dua hari terakhir.
Keluhan itu disampaikan langsung oleh salah satu warga kepada Direktur Utama (Dirut) PDAM Kepulauan Sula. Dengan nada prihatin, warga tersebut mengadukan nasib warga:
“Pak Dirut PDAM, air di beta rumah (wilayah Belimbing Tiga, Fagudu) sudah dua hari tidak jalan. Tolong perhatikan dan perbaiki segera Pak, kami susah sekali cari air bersih!”
Keluhan ini bukan suara tunggal. Banyak warga dan tetangga di sekitar wilayah tersebut ternyata mengalami nasib yang sama. Sejak Sabtu sore (30/5/2026), keran di rumah-rumah warga kering kerontang, tak setetes pun air keluar.
Akibat mati totalnya aliran air PDAM, warga terpaksa berjuang keras memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Mereka harus mencari air ke sumur tetangga, membeli air galon, bahkan harus berjalan jauh mengambil air dari sumber mata air lain. Kondisi ini sangat menyusahkan, terutama untuk keperluan mandi, mencuci, dan memasak.
Padahal, sebelumnya Dirut PDAM Kepulauan Sula, Burhanudin Buamona, saat dilantik oleh Bupati, telah berkomitmen kuat untuk menyelesaikan segala persoalan dan keluhan terkait pelayanan air bersih bagi masyarakat. Namun ironisnya, kenyataan di lapangan masih berbanding terbalik, di mana keluhan warga terkait mati air masih terus terjadi dan belum teratasi.
Terkait keluhan tersebut, Dirut PDAM Kepulauan Sula, Burhanudin Buamona, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp memberikan respons singkat. Ia menyatakan siap menindaklanjuti namun meminta data lengkap pelanggan untuk pengecekan lebih lanjut.
“Oke.. Pelanggan atas nama. Untuk Penggunaan Nomor Meternya….?” tulis Burhanudin dalam pesannya.
Warga berharap, dengan adanya respons ini, pihak manajemen PDAM Kepulauan Sula segera turun ke lokasi, melakukan perbaikan, dan mengembalikan aliran air seperti sediakala agar aktivitas warga kembali normal. (DN)








