KEPULAUAN SULA, beritaLima.com – Peristiwa kecelakaan yang menimpa kendaraan dinas Camat Sanana Utara, Muhamad Iwan Usya, dini hari Sabtu (11/7/2026) memicu kecaman tajam dari masyarakat. Kejadian berlangsung sekitar pukul 02.30 WIT, saat mobil pikap hitam berplat nomor DG 1890 XY yang dikemudikan beliau menabrak kios milik warga di Desa Mangega. Bodi sebelah kiri kendaraan bahkan terancam jatuh ke jurang.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, pengemudi terlihat tidak stabil dan diduga kuat berada di bawah pengaruh minuman keras. Warga sangat menyayangkan sikap pejabat yang seharusnya menjadi teladan di wilayahnya:
“Pemimpin daerah harusnya taat aturan, malah memberi contoh buruk. mabuk lalu mengemudi sembarangan hingga merusak hak milik warga. Tindakan ini mencoreng nama baik pemerintah, kami minta ditindak tegas tanpa pandang jabatan!” tegas salah satu warga yang namanya tak mau disebutkan
Saat dikonfirmasi, Muhamad Iwan Usya membantah dugaan tersebut: “Kendaraan sedikit kehilangan kendali dan tersenggol pinggir kios. Ini murni kecelakaan tidak disengaja, hanya benturan ringan. Masalah sudah diselesaikan secara kekeluargaan dengan pemilik kios, semua sudah sepakat selesai di lokasi.” Terkait status kendaraan, ia menyebutkan itu milik Dinas Satpol PP Pemda Kepulauan Sula.
Catatan data menunjukkan kode pelat nomor DG lazim digunakan untuk wilayah Sulawesi Tengah (Luwuk/Banggai), bukan Maluku Utara. Data Surat Izin Mengemudi juga memastikan identitas pengemudi adalah Muhamad Iwan Usya, PNS asli Desa Baka, Banggai Kepulauan, dengan masa berlaku SIM hingga 27 Maret 2028.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada langkah penindakan resmi dari kepolisian maupun inspeksi terkait dugaan pelanggaran lalu lintas, pelanggaran etika jabatan, serta kejanggalan dokumen kendaraan tersebut. (DN)








