Warga Siwalan Panji Minta  Dr dr Benjamin Kristianto MKes MARS Fasilitasi Jogging Track dan Perbaikan Jalan 

  • Whatsapp

SIDOARJO, beritalima.com | Anggota DPRD provinsi Jawa Timur Dr dr Benjamin Kristianto MKes MARS menggelar reses penyerapan aspirasi masyarakat masa persidangan III tahun 2025-2026 di Balai desa Siwalan Panji kecamatan Buduran Sidoarjo, Rabu (29/7/2026).

Hadir dalam reses tersebut kepala desa, perangkat desa, berbagai perwakilan elemen masyarakat, termasuk diantaranya kalangan GenZi dan generasi Alpha dan para tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, dr Benjamin mengungkapkan kinerjanya sebagai seorang wakil rakyat sekaligus sebagai seorang dokter. Dalam kesehariannya profesinya sebagai dokter lebih banyak dihabiskan politisi partai Gerindra tersebut untuk membantu menyembuhkan para pasien di rumah sakit Sheila Medika miliknya.

Bahkan, anggota komisi E DPRD provinsi Jatim ini juga membantu mengoperasi pasien bibir sumbing secara gratis.

Kepeduliannya terhadap sesama tidak pandang bulu, siapapun yang sakit selalu ditolongnya. Dr dr Benjamin juga membuka praktek, setiap pasien hanya dikenai biaya Rp 50.000,- sampai Rp 60.000,- untuk pemeriksaan dan obat yang dibutuhkan oleh pasien tersebut.

Disamping itu, dr Benjamin juga tak segan-segan membantu masyarakat Sidoarjo dan Krian dengan mendirikan 4 masjid dan TPQ dengan nilai total sebesar hampir Rp 1 miliar.

Saat sesi tanya jawab, beberapa warga meminta dr Benjamin untuk membantu memfasilitasi kebutuhan olahraga Jogging Track dengan peralatan olahraga.

Kepala desa Siwalan Panji menyampaikan keluhan terkait dana desa yang awalnya Rp 1 miliar, saat ini hanya menerima Rp 350 juta, sementara ada 6 program titipan pemerintah pusat yang harus direalisasikan.

“Jadi sebagian warga Siwalan Panji menilai di wilayah mereka sudah tidak ada pembangunan. Jadi kami minta tolong Pemerintah provinsi yang belum pernah membantu kebutuhan kami untuk ikut memikirkan rencana pembangunan desa yang terhenti karena tidak adanya dana yang mencukupi,” ucapnya.

Menjawab keluhan warga yang masih meragukan ketulusan hati dr Benjamin, pria paruh baya yang awet muda ini terjun langsung ke lapangan untuk melihat secara sendiri kendala yang dikeluhkan warga Siwalan Panji tersebut.

“Bapak membuat proposal dengan menyertakan dokumen yang dibutuhkan, termasuk harga-harga dari material untuk pembangunan yang bapak rencanakan, tolong jangan di-mark up ya, nanti bapak bermasalah dengan hukum,” terang dr Benjamin.

Dr dr Benjamin menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal dan memperjuangkan semua aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Karena aspirasi tersebut nantinya yang akan menjadi pondasi dalam perencanaan pembangunan pemerintah provinsi Jawa Timur.(Yul)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait