Waspada Obat Keras Terlarang Daftar G Masih dijual di Serpong

  • Whatsapp
Waspada obat keras terlarang daftar G masih dijual di Serpong (foto: istimewa)

Serpong, beritalima.com| – Tim media temukan adanya dugaan peredaran obat keras tertentu (Daftar G), ditemukan di daerah Serpong, Kota Tengerang Selatan, Banten (5/7). Temuan tersebut berawal dari informasi masyarakat, dimana sejumlah kios yang diduga menjual obat keras Daftar G hanya beroperasi pada jam-jam tertentu, yakni sekitar pukul 07.00-10.00 WIB, kemudian kembali buka pada 19.00-22.00 WIB.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim media melakukan penelusuran di kawasan Jalan Jelupang Raya Nomor 26, Kelurahan Jelupang, Kota Tangerang Selatan. Di lokasi tersebut, tim menemukan sebuah kios berteralis yang diduga menjual obat keras Daftar G.

Tim media melihat seorang pembeli keluar dari kios tersebut. Ketika dimintai keterangan, pembeli yang enggan disebutkan identitasnya mengaku baru saja membeli obat. “Saya habis beli obat, Bang,” ujarnya singkat.

Lalu, Tim media mencoba meminta keterangan kepada penjaga kios mengenai aktivitas penjualan di lokasi tersebut. Menurut keterangan penjaga kios, dirinya mengaku telah melakukan koordinasi dengan seseorang bernama Mukhlis.”Makanya saya bisa berjualan,” ujar penjaga kios.

Usai melakukan wawancara, tim media kembali menemukan sebuah kios dengan karakteristik serupa di wilayah Lengkong Karya yang juga diduga menjual obat keras Daftar G secara terbuka.

Atas temuan tersebut, tim media kemudian menghubungi Call Center Polri 110 untuk melaporkan dugaan peredaran obat keras Daftar G yang ditemukan di lapangan. Dalam percakapan itu, tim media mempertanyakan mengapa setiap laporan yang disampaikan kerap diikuti dengan tutupnya kios-kios yang diduga menjual obat tersebut sebelum petugas datang.

Menurut penuturan tim media, operator 110 memberikan tanggapan yang dinilai mengejutkan. “Wah itu mah langsung tembus mereka, Pak,” ujar operator 110. Temuan ini memunculkan pertanyaan bagi kami, akhirnya kami memutuskan untuk berangkat menuju polsek serpong untuk melakukan pelaporan terkait apa yang kita temukan ketika di lapangan.

Setelah informasi kami di terima oleh anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Tim 1, kami pun bergegas kelokasi bersama anggota Reskrim Tim 1 Polsek Serpong, akan tetapi sesampainya di lokasi, kios yang menjual obat keras terlarang daftar G tersebut sudah tutup.

Menanggapi hal tersebut, Katim Tim 1 Reskrim Polsek Serpong mengatakan “kami akan menindaklanjuti laporan abang,infokan saja bang kalau besok buka, akan kita tindak langsung bang.”

Sesuai dengan himbauan ditayangkan Polres Tangsel melalui akun instagram Humasrestangsel tentang waspada terhadap obat daftar G, kami akan terus menginformasikan terkait peredaran obat daftar G. Peredaran obat keras golongan G tanpa izin edar merupakan pelanggaran serius yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Dalam Pasal 435 disebutkan bahwa setiap orang yang memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar keamanan, khasiat, dan mutu dapat dipidana dengan ancaman penjara maksimal 12 tahun atau denda hingga Rp5 miliar.

Dengan hasil temuan ini, tim media akan meneruskan berita ini ke Mabes Polri serta Divisi Propam Polri, patut diduga terjadinya pembiaran oleh oknum anggota kepolisian yang berada di wilayah terdekat.

Jurnalis: abri/dedy

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait