Jakarta, beritalima.com| – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta buat acara menarik, mengajak masyarakat mengenal lebih dekat dengan kompleks Balai Kota DKI Jakarta melalui rangkaian wisata tur, kegiatan edukasi, seni, budaya, kuliner, komunitas, hingga layanan publik dengan nama “Namu Balai kota”.
“Saya sudah meminta kepada Kepala Dinas Kominfotik Ibu Dewi, untuk Balai Kota dan sarana-prasarana yang dimiliki Balai Kota yang selama ini tertutup bagi publik, saya izinkan untuk dibuka bagi publik,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Mal Pelayanan Publik, Karet Kuningan, Jakarta Selatan (2/10).
Program ini bakal diuji coba mulai Sabtu (3/10) dan selanjutnya dibuka setiap Sabtu pukul 08.00–17.30 WIB. Pramono mengatakan, masyarakat bisa melihat ruangan gubernur hingga ruangan rapat dan pelantikan, serta lainnya.
“Saya meyakini ini juga terutama bagi anak-anak pelajar akan memberikan inspirasi bagi mereka berkeinginan suatu hari bekerja di Balai Kota,” ujarnya. Pramono menyampaikan, Namu Balai Kota merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta membangun pemerintahan yang terbuka dan semakin dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, Balai Kota bukan sekadar tempat aparatur pemerintah bekerja, tetapi juga bagian dari perjalanan panjang Jakarta yang menyimpan berbagai cerita dan pengalaman tentang perkembangan ibu kota.
Dikutip dari siaran pers Pemprov DKI, program Namu Balai Kota merupakan hasil kolaborasi lintas perangkat daerah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta menjadi leading sector bersama Jakarta City Branding (JCB).
Melalui tur Balai Kota, pengunjung dapat menyusuri sejumlah ruang penting, seperti Pendopo, Ruang Tamu Gubernur, hingga pusat pengelolaan Jakarta Smart City. Ada Jakarta Cinema Experience di Ruang Pola menghadirkan sisi kreatif perjalanan Jakarta.
Bagi anak-anak, tersedia Kids on Air di Studio Berita Jakarta. Di sini, mereka dapat merasakan pengalaman menjadi reporter cilik sekaligus mengenal aktivitas di balik produksi berita. Selain tur, hadir Mini Mal Pelayanan Publik dengan informasi bagi masyarakat mengakses sejumlah layanan dalam satu lokasi, seperti urus paspor dari Direktorat Jenderal Imigrasi, SIM Keliling dari Ditlantas Polda Metro Jaya, Perpustakaan Keliling dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, serta Samsat Keliling dari Bapenda Provinsi DKI Jakarta.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan, kegiatan pilah sampah bersama Dinas Lingkungan Hidup, pembukaan rekening Bank Jakarta, serta layanan perizinan berusaha dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
Layanan kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta pelatihan penggunaan alat pemadam api ringan dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan turut tersedia dalam rangkaian kegiatan.
Yang tak serunya, Namu Balai Kota sediakan Community Playground sebagai ruang interaksi bagi warga dan komunitas, dengan Community Stage yang dapat digunakan untuk pertunjukan musik dan permainan tradisional.
Kepala Diskominfotik Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi mengatakan, pengalaman kunjungan tersebut turut didukung kanal digital untuk membantu masyarakat memperoleh informasi sebelum datang ke Balai Kota. Informasi mengenai Namu Balai Kota dapat diakses melalui laman smartcity.jakarta.go.id dan aplikasi JAKI.
Jurnalis: andaka/abri, sumber: beritajakarta








