TULUNGAGUNG, beritalima.com- Upaya menciptakan lingkungan kerja bebas dari bahaya narkoba, Yayasan Gusti Maringi Mukti (YGM) menggandeng BNNK Tulungagung melakukan tes urin dan sosialisasi kepada relawan.
Dalam peningkatkan gizi pada anak anak generasi bangsa, Program nasional MBG ini merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo.
Kegiatan yang diinisiasi ketua Yayasan Gusti Maringi Mukti dan BNNK Tulungagung sebagai bentuk sinergitas ini masih terbilang masih perdana di Bumi Ngrowo (Tulungagung). Sebanyak 20 relawan SPPG Kalangbret menjalani tes urin berlangsung di SPPG setempat, Sabtu (23/5/2026) pagi.
Kepala BNNK Tulungagung, Wasbeka Abie Yuwono, mengapresiasi Yayasan Gusti Maringi Mukti atas kegiatan deteksi dini dan sosialisasi tentang bahaya narkoba.
Lanjutnya, deteksi dini yang dilakukan oleh YGM sebagai langkah baik karena tidak ingin para relawan SPPG dinaungi YGM ada relawan yang terlibat dalam penggunaan maupun pengedar narkoba.
“Antisipasi dan deteksi dini harus dilakukan oleh pemilik yayasan ini supaya seluruh relawan SPPG terhindar dari narkoba, terlebih yang menyangkut urusan hukum,” ujarnya.
“Ini dapur pertama yang kami lakukan sosialisasi, nantinya masih ada sekitar 9 SPPG untuk dilakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba. Kami sangat mengapresiasi dan menunggu permintaan beliau,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Gusti Maringi Mukti, Agung Prayitno, mengucapkan terimakasih kepada BNNK yang telah berkolaborasi bersinergi untuk sosialisasi tentang bahaya narkoba di SPPG Kalangbret.
Agung menyampaikan, dalam pemenuhan gizi pada anak generasi bangsa dengan program MBG ini sekaligus upaya meningkatkan derajat kesehatan anak maka sangat penting salah satunya dengan melakukan protektif, deteksi dini, akan bahayanya narkoba.
Ia berpesan kepada seluruh relawan, agar selalu menjaga kesehatan demi keberlangsungan dalam mendukung program Presiden Prabowo yakni MBG ini.
“Semoga para relawan khusunya anak anak muda Jangan sampai salah pilihan atau pun golongan, fokus kegiatan positif, sayangi mulai diri sendiri dan keluarga,” ucapnya.
“Semoga kegiatan positif antisipasi protektif dan deteksi dini tentang bahaya narkoba ini bisa dicontoh oleh SPPG lainnya,” tutupnya.
Hasil kegiatan deteksi dini tentang bahaya narkoba di SPPG Kalangbret dibawah naungan YGM ini, tercatat, sebanyak 20 orang dari 50 orang relawan diambeil sampel untuk tes urin dengan hasil nihil atau tidak ada yang terpapar narkoba alias aman.
Untuk diketahui, Yayasan Gusti Maringi Mukti juga aktif dalam kegiatan Bhakti sosial, diantaranya memberikan bantuan kepada duafa, fakir miskin , bedah rumah dan lainnya.(Dst/editor Dibyo).








