1 Pejabat Kesehatan Sumbawa Barat Terpapar Covid19, Seluruh Petugas Dikes Kontak Tracing Dirapid

  • Whatsapp

Sumbawa Barat NTB.beritalima.com| Gugus tugas pencegahan dan penanganan covid-19 Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) merilis tambahan 13 Orang terkonfirmasi positif corona pada Minggu (24/1). Salah satunya adalah pejabat dari Dinas Kesehatan KSB yaitu T (56) warga Desa Tapir Kecamatan Seteluk.

“Iya benar, satu pejabat di Dinas Kesehatan terpapar covid-19 dari hasil rilisan tadi malam,” ungkap Sekertaris Dinas Kesehatan KSB Hj Erna Indawati saat dimintai keterangan, Senin (25/1/21).

Ia mengatakan, setelah diketahui ada pejabat Dikes yang terpapar, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di dinas tersebut dilakukan rapid antigen dan para pejabat yang kontak erat dengan pasien langsung diswab.

beritalima.com

Selain pejabat di Dinas Kesehatan, sejumlah Pejabat lingkup pemda Kabupaten Sumbawa Barat yang diketahui bersama-sama dengan pasien T dalam beberapa waktu terakhir juga ikut dirapid antigen dan diswab.

“Total sekitar 120 orang yang kita swab hari ini berasal dari sejumlah pejabat dan tenaga kesehatan di KSB,” ungkap Hj Erna.

beritalima.com

Beberapa hari sebelum dikonfirmasi positif, pasien T melakukan monitoring dan kunjungan kepada sejumlah sekolah yang ada di Kecamatan Seteluk dan Taliwang.

Salah satu yang dirapid antigen pada hari ini adalah Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin yang juga melakukan monitoring ke sejumlah sekolah.

“Wakil Bupati sudah dirapid antigen pagi ini dan Alhamdulillah hasilnya negatif,” kata Hj Erna.

Dijelaskan Hj Erna. Rapid antigen memiliki angka hasil akurasi yang cukup tinggi yaitu di atas 85 persen. Hasil rapid antigen dapat diketahui 15 menit setelah rapid.

Ia juga menegaskan, walaupun saat ini ada salah satu pejabat yang terkonfirmasi positif covid-19, tetapi Dinas Kesehatan tetap membuka pelayanan karena sejumlah staf telah mengikuti rapid antigen dengan hasil negatif.

Gugus Tugas penanganan Covid-19 akan terus melakukan Tracing contact kepada sejumlah pejabat dan tenaga kesehatan yang diketahui kontak erat dengan pasien psotif covid-19.

Dua Nakes terpapar Covid-19, Tiga Lainnya Diswab Karena Bantu persalinan Pasien Covid-19 Tanpa APD

Selain itu, Dua Tenaga Kesehatan dari puskesmas Taliwang terkonfirmasi Positif covid-19 yaitu tenaga surveilans berinisial E (36) warga Lingkungan Kota Baru dan seorang bidan berinisial LS (24) warga Kelurahan Bugis. Belum diketahui kedua nakes tersebut terpapar covid-19 dari mana.

Sementara itu, Tiga tenaga kesehatan yang berasal dari Kecamatan Brang Ene ikut diswab pada hari ini Senin (25/1) karena diduga kontak erat dengan pasien positif covid-19.

“Tiga tenaga kesehatan asal Brang Ene diswab hari ini karena menolong persalinan pasien covid-19 tanpa menggunakan APD lengkap,” ungkap Hj Erna.

Dijelaskan Hj Erna, ketiga Nakes tersebut awalnya tidak menduga jika pasien yang melahirkan yaitu K (32) asal Desa Mataiyang Kecamatan Brang Ene tersebut terpapar covid-19.

Setelah sehari melahirkan, barulah pasien K diketahui terpapar covid-19. Sehingga tiga nakes yaitu SU bidan desa, K bidan Puskesmas Brang Ene dan S yaitu supir langsung diswab dan diisolasi.

Contact tracing ketiga nakes tersebut juga saat ini sedang dicari untuk segera dilakukan rapid dan swab.(red)

beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait