SURABAYA, beritalima.com | Penjualan tiket kereta api (KA) jarak jauh pada masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah KAI Daop 8 Surabaya hingga Selasa (17/3) tercatat telah mencapai 393.693 tiket atau sekitar 70 persen dari total kapasitas 561.528 tempat duduk. Angka tersebut merupakan akumulasi keberangkatan pada periode 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10). Penjualan tiket diperkirakan masih akan terus meningkat seiring semakin dekatnya Hari Raya Idulfitri.
Data tersebut disampaikan Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, Selasa (17/3/2026). Ia juga menyampaikan, selama masa angkutan lebaran periode 11 – 17 Maret 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani 284.308 pelanggan. Terdiri dari 154.437 penumpang berangkat dan 129.871 penumpang tiba di wilayah Daop 8 Surabaya.
Secara keseluruhan, selama periode Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya diproyeksikan akan melayani 767.063 penumpang, yang terdiri dari 393.693 penumpang berangkat dan 373.370 penumpang tiba di wilayah Daop 8 Surabaya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap mobilitas masyarakat, lanjut Mahendro, pemerintah juga menghadirkan program diskon 30 persen untuk tiket KA Ekonomi Komersial yang berlaku pada periode 14–29 Maret 2026. Di wilayah Daop 8 Surabaya tersedia 188.288 tiket diskon, dan hingga saat ini 126.196 tiket atau sekitar 67 persen telah terjual, sehingga masih terdapat 62.092 tiket yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Beberapa tanggal dengan tingkat penjualan tiket tertinggi tercatat pada 18 Maret 2026 dengan 27.317 tiket, disusul 14 Maret 2026 sebanyak 26.622 tiket. Tingginya minat pada tanggal-tanggal tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat untuk bepergian menjelang Lebaran. Meski demikian, tiket pada berbagai tanggal dan relasi lainnya masih tersedia dalam jumlah yang cukup.
Untuk memberikan alternatif perjalanan kepada pelanggan, KAI Daop 8 Surabaya mengimbau masyarakat agar mempertimbangkan tanggal keberangkatan lain apabila jadwal favorit telah mendekati penuh. Selain itu, pelanggan juga dapat memanfaatkan skema perjalanan lanjutan atau connecting train guna memperoleh pilihan waktu perjalanan dan rute yang lebih fleksibel.
Di tengah kesibukan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya turut berbagi kebahagiaan dengan para porter yang menjadi salah satu bagian penting pelayanan di berbagai stasiun untuk melayani para pelanggan. Melalui program bina lingkungan, Tim Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pada Selasa (17/3) kemarin menyalurkan bantuan paket sembako kepada para porter di Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, dan Malang.
Program Daop 8 berbagi kepada porter ini merupakan bentuk apresiasi kepada para porter yang selama ini telah berperan aktif dalam membantu pelanggan, khususnya dalam memberikan kemudahan saat membawa barang bawaan serta mendukung kelancaran arus penumpang di area stasiun. Peran porter menjadi semakin penting, terutama saat periode Angkutan Lebaran di mana terjadi peningkatan volume penumpang secara signifikan.
Penyerahan paket sembako dilakukan secara simbolis oleh Komisaris PT KAI Diah Natalisa bersama Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya Daniel Johannes Hutabarat kepada para porter di Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Surabaya Pasar Turi. Momen tersebut berlangsung hangat dan penuh kebersamaan sebagai wujud perhatian perusahaan kepada para pekerja di garda terdepan pelayanan.
Komisaris PT KAI Diah Natalisa mengatakan, keberadaan porter merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan prima kepada pelanggan. Oleh karena itu, KAI berkomitmen untuk terus memberikan perhatian dan dukungan kepada seluruh pekerja yang terlibat dalam operasional.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan para porter yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Kami berharap bantuan paket sembako ini dapat membantu memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran serta menjadi penyemangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” ungkapnya.
Pemberian paket sembako itu, 54 paket di Stasiun Surabaya Gubeng, 120 paket di Stasiun Surabaya Pasarturi, dan 20 paket di Stasiun Malang, sehingga total sebanyak 204 paket. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari para porter, terutama dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.
Selain memberikan bantuan, KAI Daop 8 Surabaya juga terus mengingatkan seluruh pekerja, termasuk porter, untuk senantiasa menjaga kesehatan, keselamatan kerja, serta meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas, khususnya selama masa Angkutan Lebaran yang identik dengan tingginya mobilitas masyarakat. (Gan)
Teks Foto: EVP KAI Daop 8 Surabaya Daniel Johannes Hutabarat berikan paket sembako kepada para porter di Stasiun Surabaya Gubeng, Selasa (17/3/2026).








