Adam Rusydi Apresiasi Lintas Agama Lakukan Bukber Bersama Shinta Nuriyah

  • Whatsapp
SIDOARJO, beritalima.com |  Bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah. Setiap insan di dunia mendapatkan kesempatan untuk berbagi kebahagiaan agar mendapatkan ridho Allah SWT dengan melipat gandakan pahala kebaikan di bulan Ramadhan ini.
Indonesia memiliki beragam budaya dan agama yang hidup rukun selama ratusan tahun. Tak heran jika bulan yang penuh berkah ini juga menjadi momen penting bagi lintas agama untuk memberikan penghormatan dan berbagi kebahagiaan.
Peristiwa mengharukan terjadi di Gereja Kristen Jawi Wetan Sidoarjo. Meskipun gereja tersebut menganut kepercayaan bukan Islam, tetapi anggota gereja tersebut menggelar Buka puasa Ramadhan bersama ibu Negara RI ke-4, Ibu Dr. (H.C) Hj. Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, M.Hum dan ratusan Ojol.
Hadir dalam acara tersebut anggota DPRD provinsi Jatim Adam Rusydi Spd MPd sebagai pendamping istri presiden RI ke-4 untuk memberikan sambutan.
“Sebuah kehormatan bagi kami dapat hadir dalam agenda Buka Puasa Bersama Ibu Negara RI ke-4, Ibu Dr. (H.C) Hj. Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, M.Hum, di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Sidoarjo,” ujarnya.
Ketua komisi C DPRD provinsi Jatim ini memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada anggota gereja, masyarakat umum yang hadir, termasuk diantaranya ratusan Ojol untuk berbuka puasa Ramadhan bersama ibu negara.
Ketua DPD partai Golkar Sidoarjo ini menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh lintas agama dan mampu memelihara kerukunan antar umat.
Bukan itu saja, Adam menyebut bahwa dengan momen seperti ini menunjukkan bahwa sesama umat beragama bisa saling menghormati dan hidup rukun untuk bersama-sama
membangun Indonesia.
“Bersama Ojek Online, Gusdurian dan rekan-rekan lintas agama, kami menyaksikan harmoni kerukunan antar umat beragama.
Untaian kata yang disampaikan oleh ibu Shinta Nuriyah adalah kompas moral tentang keteguhan iman dan kasih sayang yang tulus dalam perbedaan,” tukasnya.
“Mari kita jadikan Ramadhan sebagai momentum untuk terus menebar benih damai bagi sesama. Bahwa di bawah langit yang sama, kita adalah satu dalam kemanusiaan,” pungkasnya.(Yul)
beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait