SIDOARJO, beritalima.com | Anggota DPRD provinsi Jawa Timur Adam Rusydi Spd MPd menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal dan memfasilitasi sektor pendidikan di Jatim, terutama di wilayah Sidoarjo.
Ketua DPD partai Golkar Sidoarjo dua periode ini menuturkan, IPM Jawa Timur tahun 2025 mencapai 76,13, meningkat 1,04% (0,78 poin) dari 75,35 pada 2024, menempatkannya dalam kategori “tinggi”. Peningkatan ini didorong oleh membaiknya dimensi kesehatan (harapan hidup), pendidikan (harapan dan rata-rata lama sekolah), serta standar hidup layak, dengan pertumbuhan rata-rata 0,89% per tahun selama 2021-2025.
“Pendidikan merupakan pondasi yang sangat penting dalam membangun peradaban bangsa, karakter generasi muda yang unggul, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing global,” terang ketua komisi C DPRD provinsi Jatim ini.
Sebagai investasi jangka panjang, pendidikan berperan krusial dalam menciptakan masyarakat cerdas, mandiri, dan mampu memajukan ekonomi.
Berdasarkan UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pengelolaan SMA/SMK telah dialihkan dari kabupaten /kota ke pemerintah provinsi, menjadikan Pemprov Jatim penanggung jawab absolut dan mutlak atas pendidikan menengah.
“Dengan demikian, Pemprov Jatim memiliki tanggung jawab utama (absolut dan mutlak) untuk memastikan mutu dan aksesibilitas pendidikan SMA /SMK di seluruh wilayah Jawa Timur,” sambungnya .
Meskipun ketua IKA Unesa ini mengakui bahwa pendidikan di Jawa Timur saat ini masih membutuhkan banyak perbaikan, namun pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar sektor pendidikan tersebut tetap mendapatkan skala prioritas.
Karena bagaimanapun, program Indonesia Emas di tahun 2045 menjadi momentum yang sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan kualitas SDM, meningkatkan IPM agar nantinya Indonesia yang mendapatkan bonus demografi ini benar-benar bisa mewujudkan impian sebagai negara besar yang makmur.
“Sehingga kami mengajak semua stake holder pemerintah, mari kita bersama untuk bersinergi dan berkolaborasi untuk kemajuan pendidikan di provinsi Jawa Timur,” pungkasnya. (Yul)








