Jakarta, beritalima.com|- Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional atau IKAL Lemhannas periode 2020-2025. Pengumuman pengunduran diri Agum disampaikan langsung oleh Gubernur Lemhannas Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si melalui kanal IKAL Youtube (14/1).
Jabatan Ketum IKAL Lemhannas saat ini diemban Plt Dr. Ir. Mustafa Abubakar, yang dimasa kepemimpinan Agum, menjabat sebagai Waki Ketua Umum I. “Kami secara resmi menerima pengunduran diri Bapak Jenderal TNI Agum Gumelar selaku Ketua Umum DPP IKAL Lemhannas. Pengunduran ini kami hormati. Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tinggnya kepada Bapak Jenderal Agum Gumelar yang telah memimpin IKAL Lemhannas selama empat periode,” ujar Ace Hasan.
Pengunduran diri Agum sebelumnya telah disampaikan dalam Rapat Pleno sesuai aturan organisasi. Plt Ketum Mustafa Abubakar didampingi Waketum II Komjen Pol (Purn) Togar Manatar Sianipar dan Sekjen Marsdya TNI (Purn) Daryatmo akan memegang kendali IKAL Lemhannas sampai diadakan Musyawarah Nasional Luar Biasa dalam waktu yang akan ditentukan secepat mungkin.
“Tugas Plt Ketum ini akan mempersiapkan, melakukan rekonsiliasi dan menyatukan semua kekuatan IKAL Lemhannas sebagai organisasi alumni Lemhannas yang merupakan sekolah kepemimpinan,” jelas Ace Hasan didampingi Wakil Gubernur Lemhannas Laksamana Madya TNI Edwin dan Sestama Lemhannas Komjen Pol Panca Putra.
Menurut Agum, “pengunduran diri saya ini sudah melalui pertimbangan yang sangat matang. Yang utama faktor kesehatan. Sebelumnya juga sudah saya melaporkan kepada Bapak Presiden melalui Kepala BIN (Bapak Herindra).” Dan, awalnya Agum disarankan Presiden untuk memegang jabatan ketum terlebih dahulu, jangan sampai ada kegaduhan karena IKAL Lemhannas adalah organisasi elit.
Dalam Musyawarah Nasional IKAL Lemhannas pada Agustus 2025, muncul dua kandidat kuat untuk menggantikan posisi Agum, yakni Jenderal Purn Dudung Abdulrahman (Mantan KSAD) dan Poernomo Yoesgiantoro (Mantan Menhan/ESDM). Namun terjadi kebuntuan, sehingga rapat ditunda dan kepemimpinan IKAL Lemhannas sementara tetap dipegang Agum hingga masa pengunduran dirinya pada 14 Januari 2026 ini.
Jurnalis: abriyanto








