Agus Dono Wibawanto Ajak Masyarakat Tidak Malu Berpendapat

  • Whatsapp

MALANG, Beritalima.com|
Anggota DPRD provinsi Jatim DR Agus Dono Wibawanto MHum melaksanakan tugas reses, atau Penyerapan Aspirasi Masyarakat tahap III tahun 2023 di KUD Baik, Pujon-Malang.

Sebagian besar masyarakat belum memahami apa fungsi DPRD bagi mereka. Karena itu, Gus Don, panggilan akrab Agus Dono Wibawanto, menerangkan dengan detail tugas dan kewajiban seorang anggota DPRD.

“Yang pertama adalah membuat rencana penganggaran, yang kedua melakukan pengawasan terhadap anggaran yang dilaksanakan oleh pemerintah, yang ketiga membuat Perda, peraturan daerah,” terang laki-laki berwajah tampan yang selalu tampil penuh energik ini.

Untuk itulah kenapa peran seorang anggota DPRD atau yang biasa disebut legislatif sangatlah penting, karena tanpa kehadiran seorang anggota dewan, pemerintah tidak bisa dikontrol, tidak bisa mendengarkan keluhan masyarakat.

“Kewajiban seorang legislatif atau Dewan ini mendengarkan keluhan dan saran-saran yang membangun untuk memperbaiki kinerja pemerintah. Kehadiran saya disini untuk mendengarkan aspirasi atau uneg-uneg yang sampeyan simpan di hati,” tukasnya.

Wakil ketua DPD partai Demokrat Jatim ini menuturkan, pihaknya bisa duduk di kursi dewan karena dipilih masyarakat. Dia adalah wakil rakyat, jadi sudah selayaknya kalau kehadiran seorang Agus Dono Wibawanto yang mewakili rakyat ini, harus mengimplementasikan keinginan rakyat.

“Jangan malu untuk bertanya, saya ini pelayan panjenengan semua. Kalau ada yang ingin disampaikan, Monggo. InsyaAllah saya siap untuk melaksanakannya,” sambung penasehat fraksi partai Demokrat DPRD provinsi Jatim ini.

Gus Don menambahkan, uneg-uneg yang dipikirkan oleh masyarakat itu, harus disampaikan melalui anggota dewan, karena masyarakatlah yang menilai, yang merasakan kebijakan-kebijakan pemerintah.

“Kalau kebijakan itu merugikan panjenengan, ya tolong disampaikan. Karena yang merasakan adalah panjenengan semua. Keluhan, saran dan uneg-uneg Panjenengan ini akan saya teruskan ke pemerintah. Kalau yang menegur pemerintah itu adalah anggota dewan, maka pemerintah akan memberikan respon. Itulah pentingnya hubungan komunikasi antara masyarakat dengan anggota dewan. Jangan malu untuk menyampaikan pendapat. Karena kehadiran kita ditengah-tengah masyarakat adalah menjadi jembatan bagi kepentingan sampeyan, untuk menjadi bagian dalam kehidupan sampeyan,” pungkasnya.(Yul)

beritalima.com

Pos terkait