TULUNGAGUNG, beritalima.com- Dalam upaya mengantisipasi terjadinya bencana banjir dan bencana lainnya, Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Sumberagung bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI KH. Muhammad Ali Shodiq (STAIMAS) Ngunut, Tulungagung, melaksanakan pemasangan papan himbauan di sepanjang aliran sungai desa.
Kegiatan tersebut merupakan gagasan mahasiswa KKN STAIMAS Ngunut yang peduli terhadap kondisi lingkungan. Pasalnya, banyaknya sampah yang tertahan di sepanjang aliran sungai menyebabkan aliran air tersumbat, sehingga saat musim penghujan tiba air kerap meluap dan menimbulkan banjir serta genangan di sejumlah titik.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Desa Sumberagung, Judianan Junjung Nugroho, S.Pd., M.Pd., di sela-sela kesibukannya. Ia mengungkapkan bahwa pihak desa menyambut baik inisiatif mahasiswa sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam menjaga lingkungan.
“Kami Pemdes Sumberagung bersama Mahasiswa KKN STAIMAS Ngunut menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di saluran sungai. Kami memasang banner bertuliskan larangan membuang sampah di sepanjang aliran sungai di seluruh wilayah Desa Sumberagung,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan kerja sama antara mahasiswa KKN STAIMAS Ngunut dan Pemdes Sumberagung sebagai bentuk kepedulian terhadap potensi bencana yang dapat terjadi akibat ulah manusia sendiri.
Banner himbauan dipasang di seluruh aliran sungai yang berada di wilayah desa, meliputi Dusun Sumberagung, Krajan, Panggung Ploso, hingga Suro Menggalan. Dengan pemasangan banner tersebut, diharapkan masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan sungai.
“Kami berharap masyarakat mengerti akan bahaya banjir dan dampaknya. Intinya, kepada warga Desa Sumberagung kami mohon kesadarannya untuk tidak membuang sampah di aliran sungai,” pungkasnya.
Melalui langkah preventif ini, Pemdes Sumberagung dan mahasiswa KKN STAIMAS Ngunut berharap terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, serta terbebas dari ancaman banjir saat musim hujan tiba. (Dst/editor Dibyo).








