PAMEKASAN, Beritalima.com | Pegadaian Syariah menggelar media gathering melibatkan puluhan wartawan Pamekasan.
Kegiatan yang mengusung tema Peran Media dalam Mengemaskan Madura.Acara itu digelar di Rifnros Coffee Eatery, kamis (15/1/2026).
Deputi Bisnis PT Pegadaian Syariah Area Madura, Anwar Hidayat mengatakan bahwa hingga saat ini Pegadaian Syariah di Madura memiliki 84 unit outlet yang tersebar di 11 cabang. Dari total 61 kantor area Pegadaian di Indonesia, Area Madura menempati peringkat ke-16 secara nasional.
“Ini capaian yang patut kita syukuri bersama. Peran media sangat penting dalam mendukung literasi dan kepercayaan masyarakat terhadap produk Pegadaian, khususnya emas,” katanya.
Anwar mengaku sejak 26 Februari 2025, Pegadaian secara resmi ditunjuk oleh pemerintah sebagai Bank Emas Indonesia. Penunjukan tersebut bukanlah keputusan yang tiba-tiba, melainkan berdasarkan kesiapan infrastruktur dan pengalaman panjang Pegadaian dalam pengelolaan emas.
“Saat ini, Pegadaian memiliki 12 Kantor Wilayah, 61 Kantor Area, 36 Gade Coffee & Gold, serta 195 Bank Sampah yang terintegrasi dengan ekosistem bisnis perusahaan,” ujarnya.
Sementara itu, Humas Pegadaian Syariah Kanwil Jawa Timur, Muallimin mengatakan bahwa portofolio bisnis Pegadaian Syariah didominasi oleh pengelolaan emas. Sekitar 90 persen bisnis Pegadaian berkaitan langsung dengan emas, dengan total emas kelolaan mencapai 90 ton.
“Sejak ditunjuk sebagai bullion bank, jumlah emas yang dikelola terus bertambah dan kini mencapai sekitar 80 ton tambahan,” ungkapnya.
Muallimin menyampaikan bahwa potensi Madura di sektor emas dinilai sangat luar biasa. Bahkan, Area Madura mencatat capaian tertinggi dalam penjualan emas dan berhasil meraih sejumlah penghargaan nasional.
“Madura mendapatkan award kenaikan penjualan emas tertinggi. Bahkan, Pegadaian Area Madura juga mendapat penghargaan sebagai penjualan emas terbesar di Indonesia, yang ditandai dengan pemberian ID cut dari emas,” tandasnya. (AN-KR)








