Jakarta, beritalima.com|- Anggota DPD RI Provinsi Banten, Ade Yuliasih didampingi Sekretariat Kantor DPD RI Provinsi Banten, melakukan kunjungan reses ke Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi/BNNP Banten di Kota Serang (19/02). Untuk membahas penurunan anggaran serta berbagai kendala yang dihadapinya.
Kepala BNNP Banten Rohmad Nursahid memaparkan sejumlah persoalan, mulai dari keterbatasan anggaran, belum dimilikinya pergub terkait kebijakan anggaran, minimnya jumlah BNNK (tingkat kabupaten/kota) yang baru tersedia, hingga belum adanya balai rehabilitasi provinsi serta keterbatasan SDM.
“Anggaran BNN dipangkas sebesar 52% untuk tahun ini. BNNK Banten hanya terdapat tiga (Cilegon, Tangerang dan Tangerang Selatan) dari 8 kota/kabupaten yang seharusnya. Namun dari kami sendiri terus mengoptimalkan kinerja ditengah permasalahan tersebut. Saya juga berharap agar BNN Banten dapat bergabung menjadi bagian Forkopimda guna memudahkan koordinasi dan konsolidasi,” terang Rohmad.
Menanggapi hal itu, Ade Yuliasih mengakui persoalan anggaran menjadi tantangan utama yang perlu perhatian serius. Ia mendorong dukungan kepala daerah untuk dapat berkolaborasi melalui program, hibah dana, dan penguatan regulasi.
“Saya melihat dari pemaparan Bapak dan Ibu, persoalan utamanya keterbatasan anggaran yang berdampak pada pelaksanaan tugas. Bahkan untuk patroli dan penyidikan kasus pun masih terkendala. Ini tentu menjadi pekerjaan rumah yang cukup besar,” ucap Ade.
Ia menyoroti pentingnya optimalisasi peran BNN demi mewujudkan program Indonesia Emas. “Saya pikir bagaimana mau menciptakan Indonesia Emas kalau BNN sendiri programnya tidak maksimal. Indonesia Emas tapi kalau generasi kita rusak karena narkoba apakah bisa terwujud?” tanya Ade.
Dalam kunjungannya tersebut, Ade bersama jajaran Sekretariat DPD RI Provinsi Banten turut mengikuti tes urine narkoba usai kegiatan reses yang menghasilkan tanda ‘negatif’.
Rombongan DPD RI berpesan kepada masyarakat agar selalu hidup sehat, menjauhi narkoba dan mendukung BNNP Banten untuk memberantas Narkoba. “Ayo kita hidup sehat, jauhi narkoba dan dukung BNN untuk memberantas narkoba, salam Indonesia emas,” serunya.
Jurnalis: rendy/abri







