TULUNGAGUNG, beritalima.com- Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), menggelar kegiatan bertajuk “Peningkatan Pemahaman P4GN bagi Masyarakat dalam Mewujudkan Generasi Sehat Tanpa Narkoba”.
di Auditorium UBHI PGRI Tulungagung, 5 Maret 2026.
Hadir sebagai narasumber ahli yakni dari BNN Kabupaten Tulungagung dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tulungagung untuk memberikan pembekalan teknis terkait deteksi dini dan pengawasan di lingkungan desa.
Ketua panitia, Agus Pribadi S. Sos, MM yang juga Plt. Bidang Idiologi dan Wasbang, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya narkoba serta memperkuat peran komunitas di tingkat akar rumput dalam melakukan pencegahan.
“Acara ini didasari oleh urgensi keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN),” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Tulungagung, Agus Prijanto Utomo, S.E, mengatakan, narkoba bukan lagi sekadar persoalan individu, melainkan ancaman serius terhadap ketahanan nasional.
Pihaknya juga menyoroti perkembangan modus operandi peredaran narkoba yang kini merambah dunia digital dan transaksi daring sehingga semakin sulit dideteksi.
”Generasi muda adalah kelompok paling rentan. Jika tidak ditangani secara serius, dampaknya akan merusak stabilitas sosial dan produktivitas ekonomi kita,” ucapnya.
Ia juga mendorong penguatan program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) sebagai gerakan moral dan sosial, bukan sekadar urusan administratif.
Agus juga berpesan, agar para peserta yang hadir dapat menjadi agen perubahan dengan menyebarluaskan informasi yang didapat kepada keluarga dan lingkungan sekitar.
“Dengan sinergi lintas instansi, diharapkan Kabupaten Tulungagung dapat menjadi daerah yang tangguh dan benar-benar bersih dari ancaman narkoba,” pungkasnya. (Dst/editor Dibyo).








