Banjir di Beberapa Titik, Sejumlah KA Yang Melintas Wilayah KAI Daop 7, Terlambat

  • Whatsapp

MADIUN, beritalima.com- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun, Jawa Timur, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan perjalanan kereta api.

Menurut Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, hingga Minggu (18/1), kondisi banjir di sejumlah wilayah operasional KAI menunjukkan peningkatan dengan titik terdampak yang bertambah di beberapa lokasi lintasan. Khususnya pada wilayah kerja Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta. Kondisi tersebut berdampak langsung pada kelancaran perjalanan kereta api.

“Keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan menjadi prioritas utama. Seiring bertambahnya titik banjir dan tingginya potensi keterlambatan, KAI melakukan rekayasa pola operasi, termasuk pengalihan rute, pembatasan kecepatan, hingga pembatalan perjalanan kereta api agar risiko keselamatan dapat dihindari. Termasuk juga diantaranya KAJJ yang berangkat dan melintasi wilayah Daop 7 Madiun,” ucap Tohari.

Untuk menjamin keselamatan perjalanan KA dan karena kelambatan yang sangat tinggi, lanjutnya, sejumlah perjalanan KA yang berangkat dari atau melintasi Daop 7 Madiun pada hari Minggu (18/1) dibatalkan. Yaitu KA 151 Brantas, relasi Blitar-Pasarsenen, KA 152 Brantas, relasi Pasarsenen-Blitar, KA 269 Matarmaja, relasi Malang-Pasarsenen; dan KA 270 Matarmaja, relasi Pasarsenen-Malang.

Karena itu, KAI menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat kondisi ini. Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen sesuai ketentuan.

Pengembalian bea tiket paling lambat 7 (tujuh) hari sejak tanggal pembatalan. Pelanggan yang tidak berkenan melanjutkan perjalanan akibat pengalihan rute, rekayasa pola operasi, maupun dampak keterlambatan berhak memperoleh pengembalian bea 100 persen, termasuk untuk tiket terusan atau tiket pulang-pergi yang dikelola oleh KAI Group.

Pengembalian bea tiket dapat dilakukan melalui loket stasiun dan Contact Center 121.
Pengajuan melalui Contact Center 121 dapat dilakukan melalui layanan call dan VOIP pada aplikasi Access by KAI, khusus untuk pengembalian bea 100 persen.

Berdasarkan pantauan terkini, berikut adalah rincian keterlambatan KA jarak jauh yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun. Yaitu KA Matarmaja (KA 270) relasi Pasarsenen-Malang, lambat 648 menit (posisi Karangsono). Estimasi tiba di Madiun pukul 08.45 WIB.

KA Brantas (KA PLB 152) relasi Pasarsenen-Blitar, lambat 678 menit (posisi Pemalang). Estimasi tiba di Madiun pukul 11.50 WIB dan Blitar pukul 14.33 WIB. KA Brawijaya (KA 38) relasi Gambir-Malang, lambat 622 menit (posisi Petarukan). Estimasi tiba di Madiun pukul 10.12 WIB, dan KA Majapahit (KA Play 246B) relasi Pasarsenen-Malang, lambat 499 menit (posisi Pemalang). Estimasi tiba di Madiun pukul 10.54 WIB.

“KAI berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini kepada masyarakat seiring perkembangan penanganan di lapangan. Kami mengapresiasi pengertian dan kesabaran pelanggan di tengah kondisi cuaca ekstrem ini,” pungkasnya. (Hms/editor Dibyo).

Ket. Foto: Tohari (kiri) bawah.

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait