Bencana Sumatera Momentum Kerja Nyata Nasional, Bukan Saling Menyalahkan

  • Whatsapp
Bencana Sumatera momentum kerja Nyata nasional, bukan saling menyalahkan (foto: korbrimob)

Jakarta, beritalima.com|- Direktur Eksekutif Komite Pendukung Presisi Polri (KP3), Ade Adriansyah Utama, SH dalam siaran persnya di Jakarta (3/1) mengatakan, bencana hidrometeorologi yang melanda tiga provinsi di Sumatera (Aceh, Sumut dan Sumbar), hendaknya menjadi momentum kerja nyata nasional untuk saling membantu, bukan saling menyalahkan.

“Arahan Presiden Prabowo sangat jelas, negara harus hadir dan membantu masyarakat terdampak bencana secara maksimal. Ini harus diterjemahkan di lapangan melalui kerja nyata dan kolaborasi semua pihak. Bencana ini bukan ajang saling menyalahkan, melainkan momentum nasional untuk bersatu dan menghadirkan solusi,” ujar Abah Ade, panggilan akrabnya.

Bencana di Sumatera menjadi pengingat serius bagi seluruh elemen bangsa, karena musibah tak boleh hanya dijadikan ajang kritik, tetapi harus menjadi momentum nasional untuk bersatu dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat terdampak.

Situasi darurat yang dihadapi warga membutuhkan respon cepat, kolaboratif, dan berorientasi pada kemanusiaan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi kuat antara masyarakat, aparat Polri dan TNI dalam meningkatkan solidaritas serta aksi nyata di lapangan.

Pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menyatakan negara hadir secara penuh dalam penanganan bencana. Presiden mengarahkan seluruh jajaran terkait agar memberikan bantuan secara maksimal dan menyeluruh, terutama dalam penanganan pascabencana, pemulihan infrastruktur, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Lebih lanjut, Abah Ade yang konsen kawal beragam kasus “Rekayasa Perkara” dan “Arogansi Oknum” ini menyebut, Polri dan TNI memiliki peran strategis dalam proses evakuasi, pengamanan wilayah, distribusi logistik, hingga pemulihan pascabencana. Di sisi lain, keterlibatan aktif masyarakat menjadi fondasi utama dalam memperkuat solidaritas kemanusiaan.

“Kami mengapresiasi kerja keras Polri dan TNI di lapangan. KP3 mendorong agar semangat gotong royong terus diperkuat, karena kepedulian dan empati adalah kunci untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ungkap tokoh yang menjadi penganggas Badan Peradilan Sipil (BAPERSIPIL) ini.

Jurnalis: dedy/abri

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait