Tapanuli Tengah, beritalima.com|- Personel Batalyon A Satuan Brimob Polda Sumatera Utara dampingi evakuasi warga terdampak banjir di Kelurahan Hutanabolon Lorong IV, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (2/1/).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Aman Nusa II Wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah untuk penanggulangan bencana alam.
Evakuasi dilakukan setelah Posko Sat Brimob menerima laporan dari salah seorang warga, Mendrofa, menyampaikan sejumlah warga terisolir akibat luapan sungai yang dipicu hujan deras, sehingga memutus akses jalan dari Kelurahan Sait Kalangan II Desa Huraba menuju Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka.
Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak 19 personel Brimob dipimpin Brigpol Boy Naibaho menuju lokasi terdampak banjir di Lorong IV Kelurahan Hutanabolon. Dengan peralatan yang ada dan mengutamakan keselamatan, personel Brimob melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak banjir.
Sebanyak 45 warga berhasil dievakuasi dari lokasi terisolir dan diantar ke posko pengungsian di Kelurahan Tukka, Kecamatan Tukka, serta Desa Hutaraja. Seluruh warga yang dievakuasi dilaporkan dalam kondisi selamat dan sehat. Proses evakuasi berjalan aman dan selesai hingga jelang malam hari.
Komandan Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut, Kompol Mukhtar I. Kadoli menuturkan, keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas kemanusiaan.
“Kami bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Fokus kami adalah memastikan seluruh warga yang terisolir dapat dievakuasi dengan aman dan mendapatkan tempat yang layak di posko pengungsian,” ujarnya.
“Kami akan terus bersinergi dengan unsur terkait dan masyarakat untuk membantu penanganan dampak banjir, khususnya di wilayah Tapanuli Tengah,” ungkapnya.
Jurnalis: abri/dedy








