beritalima.com

Bupati Busyro Karim Resmikan Pendidikan Kesetaraan Pada Rumah Tahanan Negara Kelas II B Sumenep

  • Whatsapp

SUMENEP, beritalima.com|Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Kabupaten Sumenep bekerjasama dengan Dinas Pendidikan setempat. Menggelar Kejar Paket A, B dan C bagi warga binaan yang hendak meningkatkan kualitas pengetahuannya.

Hari ini, Rabu tanggal 7 Oktober 2020 Bupati Sumenep Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si gelar Peresmian Pendidikan Kesetaraan Paket A, B dan C Pada Rumah Tahanan Negara Kelas II B Sumenep tersebut.

Bacaan Lainnya

Bupati Sumenep Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si menyampaikan, Kerjar Paket bagi Nara Pidana (Napi) ini adalah terobosan baru serta sebagai wujud pemenuhan amanah undang-undang bagi semua anaka bangsa untuk berpendidikan.

“Ini menjadi sesuatu yang luar biasa karena di Jawa Timur hanya Sioarjo dan Sumenep (Rutan memiliki Satuan Pendidikan Kejar Paket),” ucap bupati dua periode ini.

Ia menjelaskan, Napi yang mengikut Kejar Paket tidak dipungut biaya sepeserpun. Hal itu, sambungnya, sesuai dengan amanah Undang-Undang 1945 yang mengatakan pemerintah wajib memberikan pendidikan kepada semua lapisan masyarakat.

“Itu sudah dipastikan dari pemerintah Kabupaten Sumenep, saya kira sudah tidak ada masalah pembiayaan, termasuk pengajarnya semua,” ulasnya.

Napi yang bebas sebelum Kejar Paketnya selesai bisa dilanjutkan di luar. Dengan syarat, tegas Kiai Busyro, melanjutkan di lembaga Pendidikan yang sudah memenuhi syarat hukum.”Misalnya di desanya atau di Kecamatan mana saja, yang penting diakui,” katanya.

Menurut Kiai Busyro, bagi Napi yang ikut Kejar Paket C setelah lulus juga memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke universitas atau perguruan tinggi. “Saya rasa itu boleh,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Program ini yang perdana dilaksanakan dan kini sedang berlangsung. Warga binaan sangat antusias mengikuti penyampaian materi yang dilakukan tutor dari SKB Dinas Pendidikan.

Meskipun mereka ada di dalam rutan, tetapi mereka tetap mendapatkan pembelajaran yaitu dengan Program Merdeka Belajar. ”Jadi pembelajaran itu memang dikhususkan bagi semua kalangan, termasuk warga binaan. Ada 10 tutor yang kami siapkan untuk tiga kejar paket itu,” terang Bupati didampingi Kepala Rutan Kelas II B Sumenep Viverdi Anggoro.
(An)

beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait