Jakarta, beritalima.com|- Wakil Ketua DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan sikap partainya terkait penangkapan Bupati Pati Sudewo oleh KPK, menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan dan tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apa pun.
“Partai Gerindra menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Kami menghormati proses hukum dan asas praduga tak bersalah,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (21/1).
Menurut Dasco, komitmen Gerindra sejak awal adalah mendukung penegakan hukum yang adil dan transparan, tanpa pandang bulu meski kader Gerindra Ia menegaskan, tidak ada ruang bagi perlindungan politik terhadap kader yang tersangkut perkara hukum.
“Kalau ada kader yang diduga melanggar hukum, silakan diproses sesuai ketentuan. Partai tidak akan menghalangi, apalagi mengintervensi,” ucap Dasco.
Meski demikian, Dasco mengingatkan publik agar tetap mengedepankan prinsip praduga tak bersalah hingga ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Ia juga meminta semua pihak tidak berspekulasi atau menarik kasus tersebut ke ranah politik secara berlebihan.
“Jangan ada trial by opinion. Kita biarkan penegak hukum bekerja secara profesional,” ujarnya. Penangkapan Bupati Pati ini kembali menambah daftar kepala daerah yang terjerat kasus hukum, sekaligus menjadi ujian konsistensi partai politik dalam menempatkan supremasi hukum di atas kepentingan kekuasaan.
Publik kini menanti, apakah sikap normatif yang disampaikan elite partai akan sejalan dengan langkah konkret di internal partai, termasuk evaluasi dan sanksi politik bila diperlukan.
Sementara itu, aparat penegak hukum belum membeberkan secara rinci konstruksi perkara yang menjerat Bupati Pati. Proses penyidikan masih berlangsung.
Jurnalis: rendy/abri








