Cerita Mahasiswa Unair, Belajar di Kampus Ternama di Malaysia

  • Whatsapp

SURABAYA, beritalima.com|
Mahasiswa program studi Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair) Perwira Bagus Wicaksono berhasil memperoleh kesempatan untuk belajar gratis di Universiti Kebangsaan Malaysia berkat beasiswa IISMA (Indonesian International Student Mobility Award).

Program IISMA memberikan peluang kepada seluruh mahasiswa Indonesia untuk dapat belajar di berbagai universitas ternama di dunia. Melalui program tersebut, lelaki yang akrab disapa Nino itu mengambil program studi Bachelor of Business Administration (International Program).

Nino bercerita bahwa dirinya telah memperoleh banyak pengalaman berharga selama mengikuti IISMA. Dia mengaku harus berusaha lebih keras untuk memahami materi perkuliahan karena dirinya mengambil jurusan dan mata kuliah berbeda dengan jurusan asalnya. Selain itu, berbagai macam tugas dan tantangan IISMA juga menuntutnya untuk memiliki manajemen waktu yang baik agar dapat bertahan selama program berlangsung.

“Meskipun begitu, apa yang aku pelajari selama IISMA sangat menarik karena mata kuliahnya cukup aplikatif dan menyediakan study case untuk mengasah problem-solving skills dan critical thinking mahasiswa,” terangnya.

Kota Maju dan Keberagaman Malaysia

Kemudian, Nino menyampaikan bahwa dirinya sangat kagum terhadap Malaysia. Menurutnya, Negeri Jiran itu telah memiliki kemajuan dalam hal perencanaan kota dan transportasi umum. Orang-orang Malaysia dapat bepergian ke mana-mana dengan mudah menggunakan bus dan kereta pemerintah. Bahkan, kota dan perumahan di sana kebanyakan sudah tertata dengan rapi.

Selain itu, sambungnya, meskipun budaya Malaysia masih serumpun dengan Indonesia, keduanya tetap memiliki perbedaan. Mulai dari makanan Malaysia yang menggunakan lebih banyak rempah-rempah daripada micin serta penduduknya yang beragam karena terdiri dari macam-macam ras bangsa dengan mayoritas dari Bumiputera, Tiongkok, dan India.

“Diversity ini juga memengaruhi peringatan hari besar dan hari libur di sana. Walau gitu, pop culture di Malaysia sendiri banyak menerima pengaruh dari Indonesia. Jadi kita sering dengar lagu-lagu dan film Indonesia diputer selama di sana,” ungkap ketua Language Debating Society (LDS) 2021 itu.

“Dari IISMA, aku belajar kalau dunia yang kita tempati sekarang nyimpen banyak banget hal untuk di-explore dan ada berbagai macam budaya dan orang yang masih bisa kita temui di berbagai tempat. It kind of encourage me to keep learning and explore beyond,” sambungnya.

Dua Tips Sukses Lolos IISMA
Pada akhir, dia memberikan tips sukses kepada mahasiswa yang ingin mengikuti program IISMA. Pertama, persiapkan dengan baik hasil tes bahasa Inggris. Menurut Nino, English Proficiency Test (EPT) memakan persiapan yang tidak sebentar dan hasilnya cukup banyak menentukan keberhasilan untuk lolos IISMA.

“Banyak materi di YouTube yang bisa di-explore. Makin matang persiapannya, makin besar kemungkinan kalian bisa dapat nilai yang bagus. Jangan lupa juga, siapkan berkas-berkasnya karena pemberkasan ini bakal makan waktu dan tenaga yang cukup banyak. Cari informasi sebanyak mungkin lewat website IISMA dan nggak perlu malu untuk tanya-tanya ke alumni. Percayalah kalau hasilnya worth it,” tegasnya.

Kedua, perbanyak pengalaman sebanyak mungkin. Pengalaman-pengalaman tersebut akan membantu untuk bisa menamah nilai esai dan bisa menjadi modal untuk wawancara.

“So, please, perbanyak pengalaman kalian selama masih ada kesempatan. Jangan lupa untuk minta proofread esai juga ke teman dan alumni IISMA. Makin banyak saran yang relevan, makin tajam esai kalian,” tukas Nino. (Yul)

beritalima.com

Pos terkait