Closing, Festival Santri Tulungagung Full Of Pantun

  • Whatsapp

SURABAYA, beritalima.com| Dalam rangka memperingati Puncak Hari Santri Nasional Tahun 2002 sekaligus hari ulang tahun Kabupaten Tulungagung ke 817, Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tulungagung telah selesai menyelenggarakan Pesta Rakyat Festival Santri. Acara yang ditutup pada Minggu, 13/11/2002 kemarin, terlaksana di halaman Gor Lembu Peteng Jalan Soekarno Hatta, Kutoanyar, Tulungagung.

Hadir dalam acara penutupan tersebut, antara lain Bupati Tulungagung Drs. H. Maryoto Birowo, M.M., MM Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., Sekretaris Dinas (Sekdis) Peternakan Provinsi Jawa Timur, Dr. MHD. Aftabuddin RZ, S.Pt.,M.Si., Kabid PPHNak Disnak Jatim Nur Ismanto, SPt, MM., Dandim 0807 Tulungagung Letkol Czi Nooris Agus Rinanto, S.I.P., Wakapolres Tulungagung Waka Polres Tulungagung Kompol Dodik Tri Hendro Siswoyo, SH, SIK, MIK., Ketua DPD Perempuan Tani HKTI Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama M.E.I., Ketua GP Ansor Tulungagung, Mukhamad Sukur, dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Drs.Bambang Ernawan , S.Pd.

Acara diawali dengan laporan dari Ketua Pelaksana Pasar Festival Santri Tahun 2022, M. Aziz, yang menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.

Senada dengannya, sambutan Ketua GP Ansor Tulungagung, Sukur, juga mengapresiasi partisipasi banyak pihak.

“Terimakasih kepada banyak pihak yang mendukung kegiatan ini. tentunya, selain Pemkab Tulungagung, kami berterimakasih atas support dari Direktur RSUD Dr. Iskak dan Banom-banom NU, terutama Fatayat yang diketuai oleh Dr. Siti Kusnul Kotimah, Muslimat, juga IPNU dan IPPNU.”

Selanjutnya Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, dalam sambutannya juga menyampaikan apresiasinya kepada ansor.

“Kami atas nama Pemkab Tulungagung dan pribadi mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada panitia terutama GP Ansor Kabupaten Tulungagung Karena acara ini berlangsung selama 10 hari, namun sukses besar. Semoga acara ini dapat dilangsungkan setiap tahun sehingga semakin meningkatkan ekonomi masyarakat.”

Tak lupa, Bupati yang dikenal ramah dan hangat kepada masyarakat tersebut, menyelipkan pantun kepada ning Lia, keponakan Gubernur Khofifah Indar Parawansa:

“Bunga Dahlia nan cantik rupawan. Ditanam di taman sebagai penghias keindahan. Mbak Lia yang cantik rupawan dan bijaksana. Telah hadir di memberikan satu support luar biasa untuk kita semua.”

Tak mau kalah, pantun special untuk pak Bupati pun berbalas dari ning Lia:

“Nikmatnya pagi2 makan soto. Apalagi dimakan di pinggir pantai sanggar. Alhamdulillah,bersama pak Bupati Maryoto. Kabupaten Tulungagung semakin gebyar.”

Aktivis perempuan tersebut juga membuat pantun :

“Hari Minggu pergi tukang cukur, eh ternyata bukanya hari Jumat. Bersama sahabat sukur, Ansor semakin kuat.”

Acara tersebut pun semakin menarik dan meriah dengan adanya kampanye minum susu dan makan telur serta ayam oleh Dinas peternakan Provinsi Jawa Timur.

“Mari kita semua menjaga kebutuhan nutrisi dan gizi untuk anak-anak. Keterpenuhan gizi bukan hanya mencegah stunting, tapi juga untuk mendukung terciptanya generasi emas,” terang Aftabuddin, di tengah pembagian 100 paket makanan sehat dari Disnak yang dikepalai oleh Dr. Ir. Indyah Aryani, MM., tersebut.

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait