Citizen Reporter
Laporan : Indah Ayu Lestari
Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara Fisip Unismuh Makassar
SELAYAR. Kondisi cuaca di Kota Benteng Selayar beberapa hari kebelakangan ini sering hujan membuat pedagang kaki lima di sekitar pantai di kota itu mengeluh karena omset penjualan mereka turun drastis.
Menurut Supiati penjual di pinggir Pantai sejak tahun 2004- sekarang, semenjak cuaca buruk beberapa hari kebelakang penjualannya menurun. Hal ini disebabkan berkurangnya pengunjung datang ke pantai.
Semenjak cuaca buruk, penghasilan para penjual ini tidak menentu atau menurun.
Biasanya setiap hari bisa memperoleh omset sekitar Rp. 500.000. Namun karena cuaca tidak mendukung omsetnya menurun hingga Rp 100.000 bahkan tidak mencapai Rp. 100.000.
Selain itu, hujan yang sering turun disertai angin kencang, terkadang membuat dirinya takut untuk menggelar dagangan. Tapi karena harus mencari penghasilan untuk keluarga maka dirinya pun tetap memberanikan diri berjualan.
“Pemasukan jualan menurun semenjak beberapa hari belakangan ini. Karena cuaca yang sering hujan membuat pendapatan jadi berkurang,” tutur Supiati
Penjual lainnya, Dg. Acce’ selaku penjual emping dan tekre berjualan di pinggir pantai mengeluhkan kondisi yang sering hujan disertai angin kencang.
Jika hanya hujan mungkin orang masih mau singgah untuk berbelanja ke pinggir pantai. Namun saat sekarang ini hujan yang lebat disertai pula angin kencang yang membuat pengunjung semakin takut untuk ke Pantai Benteng.
“Penghasilan pedagang sepenuhnya dari kunjungan masyarakat ke pinggir Pantai. Jika sedikit yang hanya datang maka penjualan pun akan ikut menurun,” ucap Dg. Acce’.
Para pedagang berharap agar cuaca di Kota Benteng tidak sering dilanda hujan disertai angin kencang.