SURABAYA, beritalima.com | Hujan deras disertai petir dan angin puting beliung yang melanda Kota Surabaya pada Selasa (10/2/2026) malam menyebabkan gangguan pada jaringan transmisi listrik milik PT PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM).
Dua lembar seng spandek berukuran kurang lebih 40 meter dengan lebar 90 sentimeter terbang terbawa angin dan menyangkut pada jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Ujung–Tandes dan Ujung–Perak, tepatnya pada tower T.09 hingga T.10.
Insiden tersebut memicu short circuit pada dua jalur transmisi SUTT 150 kV Ujung–Tandes dan SUTT 150 kV Ujung–Perak pukul 18.10 WIB. Dampaknya, penyaluran tenaga listrik menuju Pulau Madura sempat gangguan dengan beban terdampak padam sebesar 110 MW.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, guna meminimalisir dampak padam pelanggan PLN, personil Gardu Induk bergerak cepat melakukan manuver penormalan satu jalur transmisi SUTT 150kV Ujung-Perak yang dinyatakan aman setelah berkoordinasi dengan Pengatur Sistem, sehingga pukul 19.56 WIB seluruh beban padam sudah menyala kembali.
PLN UIT JBM juga merespons dengan menurunkan sebanyak 40 personel dari Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Surabaya ke lokasi kejadian. Di tengah guyuran hujan dan kondisi cuaca yang masih tidak bersahabat, para petugas berjibaku melakukan upaya penanganan dengan merambat pada jaringan transmisi untuk menurunkan seng yang tersangkut pada konduktor.
Proses evakuasi material terkendala intensitas hujan yang cukup tinggi sehingga menghambat mobilisasi dan manuver peralatan. Meski demikian, seluruh personel tetap mengedepankan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam setiap tahapan pekerjaan guna memastikan proses berjalan aman dan terkendali sampai benda yang tersangkut di jaringan SUTT berhasil diturunkan.
Dalam penanganan gangguan ini, PLN juga berkoordinasi dengan Polres Tanjung Perak untuk dukungan pengamanan akses dan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi, serta menjalin koordinasi dengan Pelindo sebagai pengelola kawasan setempat guna memperlancar proses pekerjaan.
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengapresiasi dedikasi personel di lapangan yang tetap tangguh dalam menghadapi cuaca ekstrem dan menegaskan komitmen PLN demi melayani masyarakat.
“Di tengah kondisi hujan deras dan angin kencang, rekan-rekan kami di lapangan tetap menunjukkan profesionalisme dan keberanian untuk memastikan sistem transmisi segera pulih,” ujar Ika.
“Ini adalah wujud komitmen dan aksi heroik insan PLN yang selalu mengutamakan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama, namun kecepatan dan ketepatan penanganan menjadi bukti kesiapsiagaan kami menghadapi situasi darurat,” lanjut dia.
PLN UIT JBM terus berkomitmen menjaga keandalan sistem transmisi sebagai tulang punggung penyaluran tenaga listrik di Jawa Timur dan Bali. Melalui respons cepat, koordinasi solid, serta dedikasi insan PLN, perusahaan memastikan listrik tetap hadir mendukung aktivitas masyarakat, perekonomian, serta pelayanan publik, bahkan di tengah tantangan cuaca ekstrem sekalipun. (Gan)
Teks Foto: Personil PLN UIT JBM gerak cepat tangani gangguan pada jaringan transmisi meski dalam cuaca buruk.








