BANYUWANGI,Beritalima.com – Harga daging sapi di Pasar Blambangan, Kabupaten Banyuwangi, kian meroket. Per Senin (23/2/2026), komoditas tersebut tercatat menembus angka Rp150.000 per kilogram (Kg). Kenaikan ini berbanding terbalik dengan harga daging ayam dan cabai rawit yang justru kompak mengalami penurunan.
Pergerakan harga itu terpantau saat Satgas Pangan Banyuwangi melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok penting (Bapokting) di Pasar Blambangan serta pasar modern seperti Roxy Supermarket dan Vionata.
Berdasarkan hasil sidak, daftar harga komoditas per 23 Februari 2026 sebagai berikut:
Daging sapi: Rp150.000/Kg
Daging ayam: Rp38.000/Kg
Cabai rawit: Rp85.000/Kg
Cabai merah besar: Rp27.000/Kg
Bawang merah: Rp38.000/Kg
Bawang putih: Rp32.000/Kg
Pimpinan sidak, Kanit Tipidek Satreskrim Polresta Banyuwangi, Ipda Prasetya Wicaksono, mengungkapkan bahwa harga cabai rawit dan daging ayam menunjukkan tren penurunan dibandingkan beberapa waktu lalu.
“Sebelumnya cabai rawit sempat menyentuh Rp120.000/Kg dan daging ayam mencapai Rp50.000/Kg. Sekarang sudah turun di kisaran Rp85.000 sampai Rp90.000/Kg untuk cabai rawit dan Rp38.000/Kg untuk daging ayam,” jelasnya.
Ia menambahkan, lonjakan harga sebelumnya diduga dipicu tingginya curah hujan yang mengganggu pasokan dari petani, ditambah libur panjang Imlek serta meningkatnya permintaan menjelang bulan Ramadan.
Namun berbeda dengan ayam dan cabai, harga daging sapi justru mengalami kenaikan signifikan. Dari kisaran Rp120.000–Rp130.000/Kg, kini naik menjadi Rp150.000/Kg.
“Kenaikan ini dipicu naiknya harga ternak sapi di pasaran. Masyarakat tidak perlu panik, stok masih aman dan terus kami pantau,” tegasnya.
Sementara itu, Elisa, salah satu pedagang di Pasar Blambangan, mengakui penurunan harga cabai sudah mulai terasa. Menurutnya, pola kenaikan menjelang hari besar keagamaan memang kerap terjadi.
“Kemarin naik karena banyak libur jelang puasa dan Imlek. Biasanya setelah itu harga berangsur turun lagi,” ujarnya.
Memasuki Ramadan hingga menjelang Lebaran, Satgas Pangan Banyuwangi memastikan akan rutin melakukan sidak untuk menjaga stabilitas harga serta melindungi daya beli masyarakat.
Dengan dinamika harga yang masih fluktuatif, masyarakat diimbau tetap tenang dan bijak dalam berbelanja, sementara pemerintah daerah bersama aparat terus memperketat pengawasan agar gejolak harga tak semakin membebani warga.(Red//B5)






