Dampingi Kabinda Tinjau Vaksinasi Massal, Ini Yang Disampaikan Walikota Madiun

  • Whatsapp

MADIUN, beritalima.com- Walikota Madiun, mendampingi Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Jawa Timur, meninjau vaksinasi massal dosis II di SMA Taruna Angkasa, Jumat 17 September 2021.

Vaksinasi massal dosis II yang juga diikuti siswa SMP ini, merupakan rangkaian vaksinasi dosis I yang telah dilakukan beberapa waktu lalu.

Walikota Madiun, H. Maidi, mengatakan, karena hari Senin (20/9) sudah dimulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, maka dalam waktu 2-3 hari, vaksinasi untuk siswa SMP diharapkan sudah selesai.

“Setelah anak anak masuk, 14 laboratorium yang ada di Kota Madiun kita kerahkan. Siswa yang mau masuk kita swab antigen semua agar yang masuk sekolah steril,” terang H. Maidi.

Setelah anak-anak masuk sekolah, walikota minta kepada siswa agar orangtua yang belum divaksin, mendaftarkan ke sekolah. Dengan cara seperti ini, menurutnya, pemerintah akan mengetahui orang tua siswa yang belum divaksin.

“Disitulah kita akan tahu, sehingga nanti vaksin dari TNI, Pemkot, Polri, tepat sasaran. Kami ucapkan terima kasih kepada BIN atas bantuannya,” ucapnya.

Menurutnya lagi, anak usia sekitar 12 tahun ada seribu lebih. Karena usia pelajar, harus divaksin semua. “Jadi begitu masuk, anak sehat bertemu anak sehat. Kalau yang belum divaksin, tetap diijinkan masuk, tapi tetap harus swab antigen. Jadi begitu masuk sekolah, semua tenang. Guru sudah kita vaksin, murid sudah kita vaksin, masuk sekolah, aman,” tandasnya,

Terkait siswa pendidikan luar sekolah, paparnya, jika belum divaksin dapat mendaftarkan ke Puskesmas terdekat atau Dinas Kesehatan Kota Madiun.

Sementara itu Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Jawa Timur, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Rudi Iskandar, mengatakan, selain di SMA Taruna, BIN juga melakukan vaksinasi massal di SMPN 4 Kota Madiun,
SMPN 3 Mejayan Kabupaten Madiun, dan warga di Kelurahan Oro Oro Ombo, Kota Madiun.

“Kita juga melakukan vaksinasi di Trenggalek, Malang, Sidoarjo, Gresik, dengan capaian 300 ribu. Kalau vaksin sudah siap, target kita semua SMP, SMA, Pondok Pesantren dan Madrasah. Karena kita melaksanakan program pandemi menjadi endemi. Anak anak sekolah sudah mulai pembelajaran tatap muka, kita harus saling membantu,” ucap Marsma TNI Rudi Iskandar.

Khusus di Madiun, lanjutnya, BIN telah melakukan vaksinasi sebanyak enam ribu dosis pada tahap I.

“Kalau dosis pertama enam ribu, dosis kedua juga enam ribu. Kalau yang di Kelurahan Oro Oro Ombo, ada 500 orang sasaran. Target kita, untuk door to door di Jawa Timur, pokoknya yang belum divaksin kita datangi. Bahkan untuk yang di Trenggalek, tepatnya di daerah Sengon, juga kita datangi karena akses masyarakat ke Puskesmas jauh,” pungkas jendral bintang satu TNI AU ni. (Adv/Dibyo).
H. Maidi (kiri) Marsma TNI Rudi Iskandar (kanan) atas.

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait