Jakarta, beritalima.com|- Platform internasional Agoda mengungkap lima destinasi wisata rekomendasi saat musim hujan berdasarkan volume pencarian akomodasi di platformnya, yang seluruhnya menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Berwisata saat musim hujan dapat menjadi pilihan menarik untuk sejenak beristirahat dari rutinitas sekaligus menikmati pengalaman yang unik.
Suasana magis dapat dirasakan di berbagai kota atau destinasi yang menawarkan suasana nyaman, lanskap hijau, hingga ragam kuliner lokal.
Wisatawan dapat menikmati panorama alam yang segar, suasana lebih tenang, serta aktivitas santai seperti kunjungi museum atau menjelajahi kafe lokal. Pesona alam Indonesia terasa semakin menonjol saat musim hujan. Dari perkebunan teh, hamparan sawah hingga pusat kuliner khas, berbagai destinasi menawarkan pilihan perjalanan yang terasa lebih rileks ketika hujan turun.
Gede Gunawan, Senior Country Director Agoda untuk Indonesia mengatakan, “lanskap alam Indonesia yang beragam serta kekayaan budayanya terus menarik minat wisatawan yang ingin merasakan suasana khas saat hujan. Agoda membantu mempermudah perencanaan perjalanan melalui berbagai penawaran menarik, sehingga wisatawan dapat menjelajahi destinasi yang sedang diminati dan menciptakan kenangan berkesan.”
Berikut destinasi unggulan menurut Agoda berdasarkan pencarian akomodasi untuk menikmati suasana musim hujan.
Bali menempati posisi teratas dalam daftar destinasi dengan peningkatan 27% dibanding tahun lalu. Ubud menjadi salah satu area favorit karena suasana hujan tropis membuat sawah berundak dan hutan tampak semakin menghijau.
Wisatawan dapat menikmati spa, retret yoga, dan kafe butik sambil menikmati suasana hujan di tengah alam. Selain itu, mengunjungi galeri seni atau menyaksikan pentas tari tradisional Bali juga bisa menjadi pilihan saat musim hujan.
Bandung berada di posisi kedua dengan peningkatan pencarian akomodasi sebesar 27%. Iklim sejuk yang berpadu dengan hujan membuat kota ini nyaman dikunjungi. Kota dijuluki “Paris van Java” karena arsitektur kolonial dan perkembangan fesyennya. Wisatawan juga dapat menuju kawasan dataran tinggi seperti Lembang atau Dago Pakar untuk menikmati restoran dengan panorama lembah berkabut.
Yogyakarta berada di posisi ketiga dengan peningkatan sebesar 40% dibanding tahun sebelumnya. Saat musim hujan, kota ini menghadirkan suasana lebih tenang dengan nuansa nostalgia, seolah ritme kota melambat dan terasa semakin hangat.
Wisatawan dapat menikmati suasana Keraton Yogyakarta dan berbagai museum. Budaya minum kopi khas seperti kopi joss juga terasa semakin pas dinikmati saat hujan turun.
Malang berada di urutan keempat dengan peningkatan pencarian 47% dibanding tahun sebelumnya. Kota ini dikena udara sejuk terasa semakin segar saat musim hujan. Sementara itu, Batu menawarkan beragam museum tematik dalam ruangan seperti Museum Angkut dengan koleksi transportasi, Museum Brawijaya bertema militer, serta Museum Mpu Purwa yang menyimpan artefak sejarah Hindu Buddha.
Lalu Bogor yang dikenal dengan julukan “Kota Hujan”, berada di posisi kelima dalam daftar dengan peningkatan 15% dibanding tahun sebelumnya. Kebun Raya Bogor dengan hamparan pepohonan yang rimbun, terlihat semakin hijau dan segar setelah hujan, sementara ragam kuliner kaki lima seperti Asinan Bogor dan Soto Kuning, sangat cocok dinikmati saat musim hujan.
Jurnalis: abri/dedy








