Jakarta, beritalima.com — Seiring dengan semakin populernya video podcast, kreator perempuan di Indonesia menggunakan format ini untuk berbagi cerita, membangun komunitas, serta menghadirkan percakapan yang mencerminkan realitas kehidupan modern.
Secara global, lebih dari 250 juta pengguna telah menonton video podcast di Spotify[1]. Bagi banyak kreator perempuan, format video membuka kemungkinan baru dalam berkarya. Video memungkinkan ekspresi emosi yang lebih terasa, reaksi yang lebih nyata, serta storytelling visual yang memperkuat kedekatan dengan audiens. Podcast yang sebelumnya melekat dengan format audio kini berkembang menjadi pengalaman yang lebih imersif dan personal melalui video.
Di Indonesia, para kreator memanfaatkan perkembangan ini dengan pendekatan yang berbeda-beda. MALAKA, yang menjadi Top Education Podcast Indonesia 2025 di Spotify Wrapped Live, memanfaatkan video untuk membuat diskusi sosial dan sejarah yang kompleks menjadi lebih mudah dipahami oleh audiens yang lebih luas.
“Di MALAKA, kami berangkat dari kepedulian bersama terhadap literasi dan kemanusiaan dalam percakapan publik. Kami ingin menciptakan platform di mana ide, sejarah, dan isu-isu sosial dapat dibahas dengan cara yang lebih mudah diakses oleh banyak orang. Melalui podcasting dan platform digital seperti Spotify, kami dapat menjangkau audiens yang lebih luas dan mendorong dialog yang lebih bermakna,” kata Cania Citta, Co-founder dan Host MALAKA.
Koneksi dengan pendengar semakin menjadi hal yang penting dalam pertumbuhan podcast. Tiga dari empat pengguna Spotify mengatakan ketika menyaksikan podcast, mereka merasa terhubung dengan kreator yang mereka sukai[2] dan video memperkuat ikatan tersebut. Pembicaraan tentang karier, hubungan, identitas, literasi, dan kesejahteraan menjadi lebih bermakna ketika pengguna dapat melihat ekspresi di balik kata-kata yang dilontarkan host.
“Lewat In Her View, kami ingin menciptakan ruang di mana kami dapat berbagi cerita kami dengan lebih terbuka,” kata Caroline Soerachmat dari In Her View. “Setelah bertahun-tahun menceritakan kisah orang lain sebagai jurnalis, podcast ini memungkinkan kami untuk berbicara tentang pengalaman kami sendiri, termasuk tantangan, kegagalan, dan pelajaran yang membentuk diri kami hari ini. Kemampuan untuk terhubung dengan pendengar melalui percakapan yang jujur ini jadi sesuatu sangat bermakna buat kami.”
Studi terbaru Spotify juga menunjukkan bahwa alasan pengguna di Indonesia menyaksikan podcast sebagian besar untuk belajar hal baru dan mendapat informasi terkini[3]. Pengguna juga lebih cenderung terus mendengarkan ketika merasa terhubung dengan kreator dan topik yang dibahas.
“Awalnya bikin ‘Biar Ga Nyesel’ sebagai motivasi yang sangat pribadi, tapi akhirnya berubah menjadi sesuatu yang terasa begitu istimewa untukku. Seiring waktu, video podcasting menjadi ruang untuk berbagi tentang perjalanan karier, pilihan hidup, dan pertanyaan-pertanyaan yang banyak kita hadapi. Bersyukur sekali melihat bagaimana percakapan itu bisa relate sama pendengar,” jelas Tasya Alma, kreator di balik Biar Ga Nyesel. Podcast-nya juga masuk ke dalam Top 5 Self Care Podcasts 2025 di Wrapped Live Indonesia.
Di balik layar, berbagai tools di Spotify for Creators membantu kreator memahami audiens mereka dengan lebih baik dan membantu pendekatan konten mereka. Elemen interaktif seperti ‘Komentar’ dan ‘Polling’ semakin memperkuat hubungan dengan audiens, mengubah pendengar menjadi komunitas yang aktif.
“Video membuat podcasting jadi lebih imersif serta ekspresif, baik bagi kreator maupun audiens,” kata Carl Zuzarte, Head of Podcast Spotify Southeast Asia. “Di Indonesia maupun secara global, semakin banyak kreator perempuan yang berperan dalam menghadirkan perspektif baru dalam percakapan hari ini. Kami ingin terus mendorong pertumbuhan video podcast yang didorong oleh kreator perempuan, sekaligus memberikan tools dan insight yang mereka butuhkan untuk berkembang, sehingga Spotify dapat terus menjadi rumah bagi para kreator untuk berkarya.”
Seiring dengan semakin banyaknya kreator perempuan Indonesia yang membawa perspektif dan kisahnya ke dalam podcast video, Spotify terus mengembangkan ekosistem podcastnya dan tetap berkomitmen untuk mendukung kreator di setiap perjalanan mereka, membantu memastikan bahwa suara-suara yang lebih beragam, terutama dari kreator perempuan, memiliki kesempatan untuk ditemukan, didengar, dan diapresiasi.








