GRESIK, beritalima.com—DPD Partai NasDem Kabupaten Gresik mendapat suntikan semangat dan dukungan penuh dari Dewan Penasehat yang juga mantan Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, dalam momentum Safari Ramadan yang digelar di Kantor DPD NasDem Gresik, Rabu malam (25/02/2026).
Dalam sambutannya, Sambari menegaskan bahwa NasDem di Kabupaten Gresik harus bangkit.
Ia mengaku optimistis pengalaman yang dimilikinya di organisasi dan partai politik dapat menjadi masukan untuk mengembangkan NasDem di Kota Pudak.
Ia juga berpesan kepada seluruh kader agar menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai orientasi utama dalam berpolitik.
“Jangan minta dilayani. Layani rakyat,” tegasnya kepada Ketua DPD NasDem Gresik Thoriq Majiddanor yang juga merupakan putranya.
Dukungan tokoh senior tersebut menjadi energi tambahan bagi NasDem Gresik yang menatap Pemilu 2029 dengan optimisme tinggi.
Pada pemilu lalu, NasDem berhasil meraih satu kursi di Dapil Gresik–Lamongan melalui Ketua DPD NasDem Gresik, Thoriq Majiddanor.
Capaian tersebut menjadi sejarah, mengingat pada pemilu sebelumnya NasDem belum pernah memperoleh kursi di dapil tersebut.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Saan Mustopa, menargetkan NasDem mampu meningkatkan perolehan kursi, khususnya di Gresik dan Jawa Timur.
Ia optimistis dengan kehadiran tokoh-tokoh muda serta dukungan tokoh senior berpengalaman, DPD NasDem Gresik dapat menembus tiga besar.
“Tentu dengan kehadiran tokoh-tokoh baru di Gresik seperti Pak Sambari, didukung tokoh-tokoh luar biasa, dan kepemimpinan Kakak Jiddan yang menjadi anggota DPR RI, Ketua DPD, Wakil Ketua DPP, anggota Komisi XI, itu yang membuat kami yakin di Gresik bisa tiga besar dengan kehadiran tokoh muda Kakak Jiddan ini,” tegasnya.
Saan Mustopa hadir dalam kunjungan Safari Ramadan di Kantor DPD Partai NasDem Kabupaten Gresik bersama rombongan DPP dan disambut Sekretaris DPW NasDem Jawa Timur Aminur Rohman, anggota DPRD Jatim Fraksi NasDem Iwan Junaih, Ketua DPD NasDem Gresik Thoriq Majiddanor, serta Sambari Halim Radianto.
Saan menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan safari Ramadan kelima yang digelar pihaknya.
Selain buka puasa bersama, kegiatan sosial, serta ziarah, agenda tersebut juga menjadi ajang konsolidasi politik dengan bersilaturahim ke sejumlah pondok pesantren. Hingga saat ini, sudah enam pesantren di Pulau Jawa yang dikunjungi.
Safari Ramadan itu dijadwalkan berlangsung selama 15 hari dan akan berakhir pada 8 Maret mendatang.
“Besok melanjutkan safari pesantren di Mojokerto, dan ziarah ke makam Gus Dur dan KH Hasyim Asyari. Ini tidak lain untuk mengkonsolidasikan kekuatan partai yang ada di Jawa Timur,” ujarnya.
Menurut Saan, tantangan Partai NasDem saat ini berada di wilayah Jawa, khususnya Jawa Timur, yang mengalami penurunan suara dari sembilan kursi menjadi tujuh kursi pada pemilu lalu. Sementara di luar Jawa, perolehan suara dan kursi relatif signifikan.
“Sebuah ikhtiar partai untuk meraih dukungan di Jawa dan silaturahim meminta dukungan untuk para kyai. Minta restu dan berkah kepada para kyai,” ujar pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPR RI tersebut.
“Kita ingin seluruh dapil di Jawa Timur bisa terisi penuh. Jadi targetnya 11 kursi dari Jawa Timur,” tegasnya.
Ia juga mengutip pesan Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, terkait pentingnya niat baik dalam berpartai.
“Dalam berpartai harus ada namanya itikat dan niat baik. Kalau punya niat baik orang punya ekspektasi,” jelasnya.
Saan menegaskan, di NasDem tidak ada nomor urut dan partainya berkomitmen menjalankan politik tanpa mahar, termasuk dalam kontestasi pilkada.
“Kami datang ke kyai untuk menguatkan komitmen itu untuk konsisten politik tanpa mahar tersebut,” pungkasnya.
Jurnalis: M. Khoiron







