TULUNGAGUNG, beritalima.com- Bupati Tulungagung, Gatut Sunu, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke ruas jalan dari jembatan Ngujang II menuju Desa Pulotondo yang melintasi Desa Sambirobyong dan Desa Bukur untuk meninjau langsung kondisi infrastruktur yang rusak cukup parah, Sabtu (21/02/2026).
Sidak dilakukan karena banyak laporan masyarakat mengenai kondisi jalan yang berlubang dan membahayakan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.
Dalam peninjauannya, Bupati didampingi oleh Dinas PUPR, Forkopimcam, Kepala Desa, serta tokoh masyarakat yang turut memberikan masukan terkait kondisi jalan.
Bupati mengatakan, perbaikan jalan sepanjang kurang lebih 4 kilometer akan dimulai pada Selasa pekan depan dengan masa pengerjaan sekitar empat bulan.
“Proyek ini menggunakan sumber anggaran dari APBN yang telah dialokasikan untuk peningkatan infrastruktur daerah. Diharapkan pelaksanaannya sesuai spesifikasi dan menghasilkan kualitas yang baik,” ucapnya.
Penggunaan anggaran APBN ini, lanjutnya, bertujuan mempercepat perbaikan infrastruktur agar masyarakat mendapatkan akses jalan yang layak dan aman.
“Saya sudah melihat kondisi di lapangan. Memang kerusakannya cukup parah. Banyak lubang yang cukup dalam dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. Pengerjaan dimulai Selasa minggu depan dan ditargetkan selesai empat bulan,” katanya.
Diterangkannya, proyek ini tidak hanya sekedar memperbaiki jalan, tetapi juga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan dalam jangka panjang. Setelah perbaikan selesai, akses menuju wilayah tersebut menjadi lebih baik dan mendukung aktifitas ekonomi masyarakat.
Ia juga mengajak warga di Desa Pulotondo, Sambirobyong dan Bukur untuk ikut mengawasi pelaksanaan pembangunan agar pekerjaan sesuai kontrak dan mutu hasilnya terjamin. Pengawasan dari masyarakat dianggap penting untuk memastikan proses pengerjaan berjalan transparan dan berkualitas.
“Pembangunan ini harus kita kawal bersama agar hasilnya baik dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Jika ada hal-hal yang perlu diperbaiki selama proses, kami siap menindaklanjutinya,” tegasnya.
Bupati juga menyampaikan, Pemerintah Daerah mohon maaf kepada pengguna jalan atas potensi gangguan selama proses perbaikan dan mengimbau masyarakat berhati-hati saat melintas di area tersebut karena kondisi jalan yang rusak cukup parah.
Proyek ini diharapkan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan serta mendukung akses yang lebih baik bagi aktivitas warga.
“Pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik dan kualitas jalan di wilayah Tulungagung,” ungkapnya.
“Dengan pengawasan bersama dari pemerintah dan masyarakat, diharapkan hasil pekerjaan berkualitas, tepat waktu, dan benar-benar memberikan manfaat bagi warga. Pemerintah Daerah juga akan terus memonitor pelaksanaan proyek agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” pungkasnya.(Dst/editor Dibyo).







