Ditengah Pandemi, Lapas Banyuwangi Berbagi, Gelar Donor Darah

  • Whatsapp

BANYUWANGI, beritalima.com – Giat Kumham Peduli Kumham Berbagi yang dilakukan oleh Lapas Banyuwangi Kanwil Kemenkumham Jatim terus berlanjut, kali ini Lapas Banyuwangi menggelar donor darah yang diikuti oleh puluhan petugas, Jum’at (22/10/2021).

Kalapas Banyuwangi Wahyu Indarto menerangkan kegiatan donor darah tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian Lapas Banyuwangi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dan juga termasuk dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Dharma Karyadhika (HDKD) tahun 2021.

Bacaan Lainnya

Dalam pelaksanaan kegiatan donor darah tersebut, Lapas Banyuwangi menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyuwangi dan diikuti sekitar 40 orang petugas. Kegiatan digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kegiatan donor darah seperti ini, kata Wahyu, tidak hanya dilaksanakan pada saat momen tertentu saja, namun digelar secara rutin setiap tiga bulan sekali. “Kami telah lama menjalin kerjasama dengan PMI Kabupaten Banyuwangi untuk melakukan donor darah dari petugas kami secara rutin, yaitu dalam jangka waktu tiga bulan sekali” terangnya.

Wahyu mengungkapkan bahwa dirinya selalu mengajak jajarannya untuk berperan aktif dalam memberikan kecukupan darah untuk masyarakat yang tengah mebutuhkan suplai darah. Menurutnya, rutin melakukan donor darah tidak ada ruginya. “Selain membuat kita semakin sehat, juga bisa membantu sesama” imbuhnya.

Giat Kumham Peduli Kumham Berbagi dalam rangka peringatan HDKD tahun 2021 yang dilakukan oleh Lapas Banyuwangi tidak hanya melalui kegiatan donor darah. Dihari sebelumnya, Lapas Banyuwangi juga telah melakukan bakti sosial dengan memberikan santunan kepada anak yatim.

“Kemarin kami juga lakukan kegiatan bakti sosial dengan membagikan 15 paket santunan kepada anak yatim. Santunan yang kami berikan berisikan kebutuhan pokok dan alat tulis, karena memang penerimanya masih berada diusia sekolah” ucap Wahyu.

Wahyu menambahkan, bakti sosial Kumham Peduli Kumham Berbagi ini merupakan bentuk kepedulian dan empati Kementerian Hukum dan HAM terkhusus Lapas Banyuwangi kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

“Mudah-mudahan bantuan yang kami berikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan” pungkas Wahyu. (bi)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait