Jakarta, beritalima.com|- DPD RI melalui Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) DPD RI menegaskan perannya sebagai jembatan diplomasi parlemen memperkuat kerja sama internasional sekaligus menghadirkan manfaat konkret bagi daerah.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai saat menerima audiensi Delegasi Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jurusan Hubungan Internasional, di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta (28/1).
“Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton dinamika global. Kalian harus tampil sebagai agen perubahan dan penentu arah kepemimpinan Indonesia ke depan,” ujar Yorrys.
Audiensi yang dihadiri Ketua BKSP DPD RI Gusti Farid Hasan Aman dan Wakil Ketua BKSP Henock Puraro tersebut membahas penguatan diplomasi parlemen sebagai instrumen strategis untuk mendorong kerja sama internasional yang berpihak pada kepentingan daerah.
Gusti Farid menyampaikan, BKSP secara aktif membuka akses kerja sama dengan parlemen asing dan memastikan manfaatnya dirasakan hingga daerah.
“Diplomasi parlemen bukan sekadar kunjungan seremonial. BKSP memastikan setiap kerja sama diterjemahkan ke dalam kebijakan dan regulasi yang memberi dampak nyata bagi pembangunan daerah,” terang Gusti Farid.
Dalam sesi dialog, mahasiswa UKI menyoroti peran BKSP DPD RI dalam memperjuangkan kepentingan daerah, termasuk peningkatan kapasitas industri pertahanan nasional. Wakil Ketua BKSP Henock Puraro menambahkan baru-baru ini menerima Duta Besar Rusia daan membahas penguatan kerja sama di berbagai sektor strategis.
“Kerja sama Indonesia–Rusia telah membuka ruang besar bagi transfer teknologi dan pendidikan. BKSP berperan membawa peluang kerja sama itu ke daerah,” jelas Henock.
Jurnalis: rendy/abri








