Jakarta, beritalima.com|- Dalam kunjungannya ke Nabire, Papua, Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai mengatakan perlunya penguatan peran Markas Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah dalan menjalankan tugasnya.
Rombongan DPD RI diterima Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Gustav R. Urbinas membahas dinamika keamanan terkini serta rencana pengembangan kapasitas kepolisian di wilayah Provinsi Papua Tengah secara komprehensif (4/3).
Yorrys menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah yang diambil jajaran Polda Papua Tengah, terutama dalam menghadapi tantangan gangguan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melalui kombinasi penguatan personel dan pendekatan persuasif kepada warga.
“Keamanan adalah fondasi dari segala kemajuan. Saya mengapresiasi langkah Polda Papua Tengah yang mengombinasikan penguatan personel dengan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa setiap warga merasa aman dan negara hadir secara nyata untuk menjaga ketertiban,” ujar Yorrys di hadapan jajaran Polda Papua Tengah di Nabire.
Selaras dengan upaya penguatan stabilitas tersebut, Yorrys menekankan pentingnya penguatan sistem, SDM, dan infrastruktur untuk Polda Papua Tengah. Langkah ini sangat strategis untuk mengoptimalkan pelayanan publik dan mempercepat mobilisasi personel di lapangan.
Pasalnya, Polda Papua Tengah masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dan personil SDM yang menyebar merata di semua kabupaten di Papua Tengah.
“Saat ini kami mengalami kondisi infrastruktur kepolisian yang sangat minim. Hal ini berpengaruh besar pada kesiapan Polda dalam merespons tuntutan keamanan dan ketertiban di wilayah Papua Tengah”, jelas Wakapolda Gustav.
Gustav menyampaikan harapan besar agar DPD RI dapat mengakselerasi kebutuhan Polda Papua Tengah melalui komunikasi DPD RI dengan Mabes Polri.
Menanggapi paparan Wakapolda, Yorrys menyatakan akan mengawal usulan penguatan aspek manajerial, peningkatan kualitas personel, hingga penyediaan sarana prasarana penunjang di tingkat pusat agar Mabes Polri dan pemerintah memberikan prioritas anggaran, mengingat kesiapan infrastruktur dan kapasitas sistem merupakan simbol kesiapan keamanan dalam menjaga stabilitas jangka panjang di Papua Tengah.
Jurnalis: rendy/abri








