DPRD dan Inspektorat Sampang Temukan Kejanggalan di SDN Batuporo Timur 1

  • Whatsapp

SAMPANG, Beritalima.com | Inspektorat Daerah Kabupaten Sampang menyoroti keberadaan SDN Batuporo Timur 1 yang berada di Dusun Pandian, Desa Batuporo Timur, Kecamatan Kedungdung. Pasalnya, sekolah tersebut diduga tidak menjalankan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara normal, meski tetap menerima Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kondisi tersebut terungkap setelah Komisi IV DPRD Kabupaten Sampang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi sekolah pada Kamis (23/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, tidak ditemukan aktivitas pembelajaran maupun keberadaan siswa di lingkungan sekolah.

Temuan itu memperkuat dugaan adanya ketidaksesuaian antara kondisi riil di lapangan dengan data administrasi sekolah. Berdasarkan catatan resmi, SDN Batuporo Timur 1 tercatat memiliki puluhan siswa aktif.

Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Sampang, Ari Wibowo Sulistyo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung dan menemukan fakta serupa. Menurutnya, aktivitas KBM di sekolah tersebut tidak berlangsung secara rutin.

“Hasil pengecekan kami, memang tidak ada proses belajar mengajar. Informasi yang kami terima, kegiatan sekolah hanya berjalan pada hari Jumat,” kata Ari.

Ia menambahkan, data administrasi menyebutkan adanya 33 siswa yang terdaftar. Namun, fakta di lapangan tidak menunjukkan aktivitas pembelajaran sebagaimana mestinya.

“Kami akan mendalami data tersebut dan melakukan klarifikasi kepada pihak terkait agar persoalan ini menjadi terang,” tegasnya.

Inspektorat Daerah Kabupaten Sampang memastikan akan menindaklanjuti temuan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk menelusuri pengelolaan Dana BOS dan Program MBG di SDN Batuporo Timur 1. (FA)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait