BONDOWOSO, beritalima.com – Perjuangan seorang driver pengantar Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Patemon patut diapresiasi. Ahmad Hendri, pengemudi yang bertugas mengantar paket MBG dari SPPG Patemon Kecamatan Pakem, harus menempuh jalan rusak berat demi memastikan makanan bergizi sampai ke tangan siswa di wilayah terpencil Desa Petung.
Dengan mengendarai sepeda motor, Hendri mengantarkan MBG ke SD Negeri Petung 2 dan KB Walisongo yang lokasinya tidak dapat dijangkau kendaraan roda empat. Jarak tempuh dari dapur SPPG menuju sekolah tersebut kurang lebih lima kilometer, dengan kondisi jalan yang sebagian besar rusak dan sulit dilalui.
Meski harus berjibaku dengan medan berat, Hendri mengaku tetap semangat menjalankan tugasnya. Ia merasa bahagia karena kehadirannya selalu dinantikan para siswa.
“Saya berangkat pagi supaya tidak terlambat. Biasanya jam 9 lebih sedikit sudah sampai di sekolah. Anak-anak sudah menunggu di depan sekolah,” ungkap Hendri.
Ia menambahkan, kondisi jalan yang rusak tidak menyurutkan niatnya untuk tetap mengantar makanan tepat waktu. Menurutnya, melihat antusiasme dan senyum para siswa menjadi penyemangat tersendiri.
“Walaupun jalannya rusak dan harus pelan-pelan, saya senang bisa membantu. Yang penting makanan bergizi ini bisa sampai dan anak-anak bisa makan bersama teman-temannya,” tambahnya.
Program Makan Bergizi Gratis melalui SPPG Patemon terus berupaya menjangkau seluruh siswa penerima manfaat, termasuk yang berada di daerah terpencil. Dedikasi para petugas di lapangan seperti Hendri menjadi kunci agar program tersebut berjalan lancar dan tepat sasaran. (*/Rois)








