Dukung Wajib Belajar 9 Tahun, SMPN 2 Pakem dan SDN Banyuwulu 4 Jalin Layanan Belajar Eksklusif 

  • Whatsapp
Sesi foto bersama para guru serta kepala sekolah SDN Banyuwulu 4 dan SMP 2 Pakem usai melakukan penandatanganan kerjasama. (Istimewa/beritalima.com)

BONDOWOSO, beritalima.com – Dalam rangka mendukung percepatan program wajib belajar 9 tahun di Kabupaten Bondowoso, UPTD SPF SMP Negeri 2 Pakem menjalin kerja sama dengan UPTD SPF SD Negeri Banyuwulu 4, Kecamatan Wringin Bondowoso.

Kerja sama tersebut difokuskan pada pelaksanaan Layanan Belajar Eksklusif bagi lulusan sekolah dasar yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.

Bacaan Lainnya

Kesepakatan kerja sama ini ditandatangani oleh Kepala UPTD SPF SMP Negeri 2 Pakem, Drs. Slamet Hariyadi, M.Pd, dan Kepala UPTD SPF SD Negeri Banyuwulu 4, Nur Khabibah, S.Pd, sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pendidikan, khususnya di wilayah dengan keterbatasan jarak dan kondisi geografis.

Dalam kerja sama ini, pembelajaran akan dilaksanakan dengan sistem blended learning, yakni mengombinasikan pembelajaran daring dan luring yang didukung oleh modul ajar. Menariknya, kegiatan pembelajaran tetap dilaksanakan di sekolah asal siswa, yaitu SD Negeri Banyuwulu 4, guna mempermudah akses bagi peserta didik.

Drs. Slamet Hariyadi menjelaskan bahwa seluruh lulusan SD Negeri Banyuwulu 4 yang melanjutkan ke jenjang SMP akan terdaftar sebagai siswa UPTD SPF SMP Negeri 2 Pakem dengan skema layanan belajar eksklusif.

“SMP Negeri 2 Pakem akan menyiapkan tenaga pengajar serta modul pembelajaran sesuai kurikulum yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, pihak SD Negeri Banyuwulu A bertanggung jawab menyiapkan ruang belajar, guru pamong, serta sarana pendukung lainnya guna menunjang proses pembelajaran.

Dalam perjanjian tersebut juga ditegaskan bahwa kedua belah pihak memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam menentukan jadwal, jenis, serta bentuk kegiatan pembelajaran. Selain itu, SMP Negeri 2 Pakem akan memberikan bimbingan dan pendampingan teknis, baik kepada siswa maupun guru pamong di sekolah asal.

Kerja sama ini diharapkan mampu menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan angka partisipasi sekolah menengah pertama sekaligus menyukseskan program wajib belajar 9 tahun di Kabupaten Bondowoso.

Kepala UPTD SPF SD Negeri Banyuwulu 4, Nur Khabibah, S.Pd, menyambut baik kerja sama layanan belajar eksklusif tersebut. Menurutnya, program ini menjadi solusi nyata bagi siswa di wilayah pedesaan yang memiliki keterbatasan akses untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.

“Kerja sama ini sangat membantu anak-anak kami agar tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa terkendala jarak dan kondisi wilayah. Dengan pembelajaran yang tetap dilaksanakan di sekolah asal, siswa merasa lebih nyaman dan orang tua pun lebih mendukung,” ujarnya.

Ia berharap, melalui kolaborasi antara SD Negeri Banyuwulu 4 dan SMP Negeri 2 Pakem, kualitas layanan pendidikan dapat terus meningkat sekaligus mendukung suksesnya program wajib belajar 9 tahun di Kabupaten Bondowoso. (*/Rois)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait