Ekspor Produk Perikanan Meroket, Capai 6,27 Miliar Dolar di 2025

  • Whatsapp
Ekspor produk perikanan meroket, capai 6,27 Miliar Dolar di 2025 (foto: Antara)

Jakarta, beritalima.com|- Kinerja sektor kelautan dan perikanan Indonesia menunjukkan tren positif sepanjang 2025, nilai ekspor produk perikanan nasional tercatat mencapai 6,27 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan capaian ekspor tahun lalu menjadi tonggak penting bagi industri perikanan nasional. Sebab, angka tersebut menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir.

“Nilai ekspor produk perikanan Indonesia meningkat juga, mencapai 6,27 miliar USD di tahun 2025. Juga menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir,” ujar Trenggono dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR di Jakarta (7/4).

Sementara itu, kinerja ekspor kelautan dan perikanan di 2026 sejauh ini tercatat sebesar 950 juta dolar AS. Negara tujuan ekspor tertinggi yaitu AS, China, dan ASEAN dengan komoditas terbanyak udang, tongkol/tuna/cakalang, dan cumi/sotong/gurita.

Dari sisi produksi, sektor kelautan dan perikanan Indonesia mencatatkan pertumbuhan konsisten. Sepanjang 2025, produksi mencapai 26,25 juta ton atau tumbuh rata-rata sekitar 3,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Total produksi tersebut terdiri 11,65 juta ton rumput laut, 7,85 juta ton perikanan tangkap, dan 6,75 juta ton perikanan budidaya. Kenaikan produksi ini menjadi fondasi kuat menjaga daya saing ekspor Indonesia di pasar internasional.

“Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, kinerja sektor kelautan dan perikanan nasional hingga saat ini tetap menunjukkan capaian produksi dan ekspor yang terjaga dengan baik,” ujar Trenggono.

Trenggono pun menegaskan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tetap berkomitmen memastikan ketersediaan protein hewani bagi masyarakat, khususnya dari sektor perikanan.

Pemerintah menargetkan peningkatan nilai tambah produk perikanan serta diversifikasi pasar ekspor guna menjaga tren pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan kombinasi produksi yang stabil dan akses pasar yang semakin terbuka, sektor ini diproyeksikan tetap menjadi salah satu penopang utama ekspor nasional.

Jurnalis: abri/dedy

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait