GRESIK, beritalima.com — Pergantian kepemimpinan di Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Gresik mulai mengerucut.
Sebanyak enam nama resmi masuk dalam bursa calon ketua untuk periode 2026–2031 setelah diumumkan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Hotel Aston Gresik, Sabtu (29/3/2026).
Keenam kandidat tersebut yakni Muh Abdul Qodir, Muhammad Syahrul Munir, Imron Rosyadi, Bustami Hazim, Ufiq Zuroida, dan Abdullah Hamdi.
Dari jumlah itu, empat nama berasal dari hasil penjaringan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur, yaitu Muh Abdul Qodir, Muhammad Syahrul Munir, Imron Rosyadi, serta Bustami Hazim.
Sementara dua lainnya, Ufiq Zuroida dan Abdullah Hamdi, merupakan usulan tambahan dari Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) di tingkat kecamatan.
Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar menjelaskan, seluruh kandidat yang telah ditetapkan akan menjalani serangkaian tahapan seleksi sebelum diputuskan satu nama sebagai ketua terpilih.
Tahapan tersebut meliputi uji akademik oleh DPW serta Uji Kompetensi dan Kepatutan (UKK) yang dilakukan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“Tes akademik bagi bakal calon ketua DPC PKB kita bekerja sama dengan Universitas Negeri Malang (UM,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pelaksanaan Muscab kali ini mengacu pada mekanisme baru hasil Muktamar Bali.
Dalam skema tersebut, penentuan ketua DPC tidak lagi melalui pemilihan langsung di forum Muscab, melainkan ditetapkan oleh DPP berdasarkan hasil evaluasi dan penilaian kinerja para kandidat.
“Jadi Muscab ini serentak se-Indonesia, tetapi kebetulan Muscab PKB Gresik ini termasuk yang pertama dari beberapa Kabupaten/Kota di Jawa Timur,” terangnya.
Ia menambahkan, Muscab merupakan agenda lima tahunan yang tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga sarana evaluasi kinerja organisasi selama periode 2021–2026. Selain itu, forum tersebut menjadi momentum untuk menyusun arah kebijakan dan program kerja partai untuk lima tahun ke depan.
“Muscab ini menjadi momentum regenerasi, dan konsolidasi, merajut soliditas seluruh kader dan pengurus. Sehingga dapat menjalankan kerja-kerja partai untuk mewujudkan keinginan masyarakat dalam berbagai aspek,” pungkasnya.
Profil Kandidat
Muh Abdul Qodir kembali masuk dalam bursa sebagai petahana yang diusulkan untuk periode ketiga. Saat ini ia menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Timur dari daerah pemilihan Gresik-Lamongan, dan sebelumnya pernah menduduki posisi Ketua DPRD Gresik.
Muhammad Syahrul Munir dikenal sebagai politisi muda yang kini menjabat Ketua DPRD Gresik. Ia merupakan mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan telah menjabat sebagai anggota legislatif selama dua periode.
Imron Rosyadi selama ini mengemban tugas sebagai Sekretaris DPC PKB Gresik sekaligus Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik serta anggota Komisi I. Ia juga memiliki latar belakang sebagai aktivis dan pernah memimpin PC Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Gresik.
Bustami Hazim, yang akrab disapa Gus Bustami, merupakan politisi asal Pulau Bawean dan saat ini menjabat anggota DPRD Gresik.
Sementara Abdullah Hamdi juga tercatat sebagai legislator dua periode dari daerah pemilihan Menganti-Kedamean.
Adapun Ufiq Zuroida menjadi satu-satunya kandidat perempuan. Ia saat ini menjabat Ketua Perempuan Bangsa (PB) Gresik dan pernah menjadi anggota DPRD Jawa Timur periode 2019–2024.(Ron)








