GRESIK, beritalima.com — Gagasan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau yang akrab disapa Gus Yani menghadirkan eskalator di Masjid Maulana Malik Ibrahim resmi direalisasikan. Fasilitas tersebut diperuntukkan khusus bagi jamaah lanjut usia (lansia) agar lebih mudah mengakses lantai dua masjid.
Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Kabupaten Gresik, Ida Lailatussa’diyah, menyampaikan bahwa program eskalator tersebut merupakan inisiatif langsung dari Gus Yani sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam memfasilitasi kebutuhan jamaah.
“Program eskalator yang ada di Masjid Maulana Malik Ibrahim ini memang gagasan dari Pak Bupati untuk menghadirkan peran pemerintah dalam memfasilitasi jamaah melaksanakan ibadah di lantai dua,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebelumnya akses menuju lantai dua cukup menyulitkan jamaah lansia karena harus menggunakan tangga.
“Untuk tangga, lansia kan agak kesusahan. Sehingga harapan Pak Bupati, jamaahnya semakin banyak, baik lansia maupun yang muda-muda. Eskalator ini memang ditujukan untuk lansia,” jelasnya.
Peresmian fasilitas tersebut juga bertepatan dengan momentum menjelang Ramadan dan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gresik ke-539. Dalam kesempatan itu turut digelar istighasah dan doa bersama.
Selain di Masjid Maulana Malik Ibrahim, DCKPKP juga merencanakan pembangunan fasilitas serupa di Masjid KH Robbach Ma’sum Islamic Center, Kecamatan Balongpanggang. Namun, desain yang disiapkan berbeda.
“Di Islamic Center Balongpanggang, karena lantai duanya juga menanjak dan ada masukan dari masyarakat, desain kami rencanakan menggunakan lift,” tambah Ida.
Sementara itu, Sekretaris Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim, Ahmad Jazuli, mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan fasilitas masjid.
“Ada beberapa program, termasuk eskalator dan penataan PKL. Ini menjadi bagian dari pengembangan masjid yang sudah memasuki usia ke-25 tahun,” katanya.
Ia berharap keberadaan eskalator khusus lansia tersebut tidak hanya mempermudah akses ibadah, tetapi juga menjadi daya tarik bagi generasi muda untuk semakin meramaikan masjid.
“Selain untuk lansia, harapannya ini juga menjadi daya tarik untuk anak-anak agar semakin semangat datang ke masjid,” pungkasnya.
Jurnalis : Moh Khoiron







