Gelar Bukber, TK Abadi Ajarkan Siswa Tentang Manfaat Infaq

  • Whatsapp

MADIUN, beritalima.com- TK Abadi, Kelurahan Kuncen, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Jawa Timur, menggelar buka puasa bersama siswa dan wali murid, Selasa 3 Maret 2026, petang.

Kepala Sekolah TK Abadi, Iin Sutanti SPd, AUD, mengatakan, buka puasa bersama ini merupakan agenda rutin tahunan, guna mempererat tali silaturahmi antara guru, wali murid dan siswa.

“Kalau temanya, “Dari Kita Untuk Kita”, untuk membudayakan berbagi itu indah. Dengan kegiatan diantaranya penanaman akhlak anak, pemberian bansos dari uang infaq anak,” terang Iin.

Di tempat yang sama, pemilik Yayasan TK Abadi, H. Putut Budianoto, SH, mengatakan, salah satu amalan yang sangat dianjurkan di bulan Ramadan adalah sedekah.

“Memberi kepada orang lain, tidak akan mengurangi harta kita, justru akan menambah keberkahan dalam hidup,” tutur H. Putut Budianoto, SH.

Sedekah, menurutnya, tidak harus dalam jumlah besar. Senyum yang tulus, bantuan kecil kepada tetangga, atau berbagi makanan untuk berbuka sudah termasuk sedekah yang bernilai pahala.

“Marilah kita jadikan Ramadan sebagai momentum untuk lebih peduli dan berbagi. Semoga Allah melapangkan rezeki kita semua,” ucapnya.

Puasa, ungkapnya, bukan sekadar menahan lapar dan haus. Puasa adalah latihan kesabaran dan pengendalian diri.

“Dalam keadaan lapar, umat Islam yang menjalankan ibadah puasa, belajar merasakan apa yang dirasakan saudara saudara kita yang kekurangan,” katanya.

“Allah menjanjikan pahala yang besar bagi orang yang berpuasa dengan penuh keikhlasan. Setiap rasa lelah dan dahaga yang kita rasakan akan diganti dengan pahala yang tidak terhingga. Oleh karena itu, marilah kita menjaga puasa bukan hanya dari makan dan minum, tetapi juga dari perkataan dan perbuatan yang tidak baik. Semoga puasa kita diterima dan menjadikan kita pribadi yang lebih bertakwa,” ucapnya.

Ramadan, paparnya, adalah madrasah kesabaran untuk menahan diri dari hal hal yang membatalkan puasa, dan melatih hati agar lebih kuat dan tenang.

“Sabar bukan berarti lemah, melainkan kemampuan untuk tetap tegar dalam menghadapi ujian. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada berbagai masalah. Ramadan mengajarkan kita untuk menyikapinya dengan kepala dingin dan hati yang lapang. Semoga melalui puasa ini, kita menjadi hamba yang lebih sabar dan lebih dekat kepada Allah,” pungkasnya.

Dalam bukber tersebut, juga dilakukan pemberian bingkisan kepada orang tua siswa yang kurang mampu yang bersumber dari infaq siswa tiap hari Jumat.

Bukber ini juga diisi tausiah Ramadan oleh Suyatni, serta dihadiri ketua Yayasan TK Abadi, Ny. Mike Indah Syah, istri pemilik yayasan, Ny. Sumiatun Budianoto, dan para guru. (Dibyo).

Ket. Foto: Iin Sutanti (kanan) bawah.

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait