Hadiri Temu Akbar PKBM Merdeka, Ketua DPRD Banyuwangi Berikan Apresiasi

  • Whatsapp

BANYUWANGI, Beritalima.com – Untuk mempererat tali silaturahmi, keluarga besar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Merdeka menggelar kegiatan belajar bersama di tempat wisata De Djawatan yang berada di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, Minggu (16/01/2022). Temu akbar dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat ini juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi I Made Cahyana Negara S.E,.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara S.E., memberikan motivasi sekaligus mengapresiasi ketekunan warga yang ingin belajar bersama PKBM Merdeka. Padahal saat ini rata-rata usia mereka sudah memasuki setengah baya. Selain itu, Made juga mengapresiasi pusat belajar masyarakat dibawah naungan Yayasan Kampung Merdeka ini, lantaran bisa mengemban tugas mulia membantu program pemerintah dalam memberikan pendidikan kepada masyarakat, terutama warga yang putus sekolah. “Alhamdulillah, antusias warga yang ikut belajar sangat besar, meskipun belajarnya bisa di mana saja. Untuk rekan PKBM Merdeka tetap semangat dalam membantu program pemerintah,” terang Politisi Partai PDIP tersebut.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Kepala Sekolah PKBM Merdeka Ainur Rizqiyah mengatakan bahwa pusat belajar ini terdapat Kelompok Kerja (Pokja), diantaranya Pokja Kecamatan Muncar, Cluring, Giri, dan Tegaldlimo. Untuk metode pembelajaran setiap bulannya diterapkan 3 kali online setiap minggu, dan satu kali tatap muka di minggu ke 4. “Sejak berdiri tanggal 9 Agustus 2021 sudah masuk semester genap. Warga yang belajar di PKBM Merdeka terdapat 55 siswa. Sementara kejar paket, dari paket A sampai C. Selain mendapat pendidikan, warga belajar juga dibekali pembelajaran keterampilan,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Yayasan Kampung Merdeka Fajar Isnaini menerangkan, warga belajar di PKBM Merdeka ini tidak dipungut biaya. Warga mendapatkan pendidikan, dan kejar paket secara gratis. Malahan, kedepan akan ada penambahan Pokja di Kecamatan Blimbingsari, serta Pokja khusus untuk warga penyandang Disabilitas. “Gratis tidak dipungut biaya. Semoga penambahan pokjanya segera terealisasi,” harap akademisi yang juga dedengkot Kaukus Muda Banyuwangi (KMB). (bi)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait