beritalima.com

HotNews : Waspadalah tekanan Darah Tinggi di Pagi Hari? RobertoNews : Morning Hypertension Surge?

  • Whatsapp

Review & Renew…

Penyakit jantung sering dijuluki silent killer atau pembunuh tiba-tiba. Salah satu penyebabnya adalah tekanan darah tinggi atau lebih populer kita dengar Hipertensi.Peluang hipertensi paling berisiko bisa terjadi di pagi hari dikenal “morning hipertension “Maka disarankan rutin mengecek tekanan darah di rumah wajib dilakukan. Paper Dr Widodo Pakar ahli ginjal & hipertensi dari FK Unair Surabaya pada event 13th Scientific Meeting of indonesian Society of Hypertension 2019 di Hotel Grand Sheraton Gandaria Jakarta Kemarin .

Dr Tunggul D. Situmorang SpPD-KGH,selaku Ketua Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia atau Indonesian Society of Hypertension (InaSH) menjelaskan hipertensi di pagi hari bisa tiba-tiba terjadi.

Meskipun di malam hari, tensi dalam keadaan normal. Dan bisa juga tensi tekanan darah memang sudah tinggi sejak malam hari.

“Maka dari itu cek rutin tekanan darah pagi hari itu penting. Pada waktu tidur rendah, tapi pagi hari
meningkat. Atau dari semalam tinggi-tinggi terus tapi tak terkontrol. Makanya enggak heran serangan jantung dan stroke paling banyak pagi hari,”

Tekanan darah pagi hari yang tinggi bisa memicu penyakit stroke dan jantung. Pola tekanan darah terhadap jantung bisa menyebabkan pembesaran jantung. “Jika pada pagi hari tensi meninggi punya risiko faktor yang besar,” papar dr Tunggul.

MORNING HYPERTENSION ?
Salah satu masalah kesehatan yang rentan menyerang para penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah morning surge. Kondisi ini ditandai dengan melonjaknya tekanan darah di pagi hari. Biasanya, penderita morning surge adalah yang sudah berusia lanjut. Yang menjadi masalah adalah, kondisi ini bisa memicu stroke atau penyakit jantung yang mematikan.

Meski penderita hipertensi memiliki tekanan darah yang normal saat sore atau malam hari, mereka tetap saja rentan terkena kondisi morning surge ini.

PENYEBAB MORNING HYPERTENSION !
Di pagi hari, tubuh melepaskan hormon seperti adrenalin yang memberikan suntikan tenaga, sekaligus meningkatkan tekanan darah, umumnya terjadi pada pukul 06.00 – 12.00. Bagi sebagian orang, tekanan darah mereka terlalu tinggi di pagi hari, yang disebut morning hypertension (tekanan darah tinggi di pagi hari). Yakni berada di atas 135/85 mmHg dalam 1-2 jam setelah bangun tidur.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada 2003 silam membuktikan bahwa dalam beberapa kasus, perbedaan tekanan darah saat pagi hari dan malam hari bisa mencapai 55 mmHg.

Hal inilah yang bisa meningkatkan risiko terkena penyakit berbahaya.

Keadaan ini sering kali tidak terdeteksi, karena tidak disadari penderita. Selain itu, penderita biasanya berkonsultasi ke dokter setelah 2 jam dari bangun tidur, sehingga dokter tidak dapat mendeteksi adanya morning hypertension ini.

Penelitian menunjukkan, pasien hipertensi yang spesifik memiliki morning hypertension beresiko lebih tinggi terhadap stroke, dibandingkan pasien hipertensi tanpa morning hypertension. Morning hypertension juga meningkatkan risiko terhadap gangguan jantung dan pembuluh darah lain. Hal ini berhubungan dengan perubahan pada irama dan ukuran jantung, yang bisa menyebabkan serangan jantung atau gagal jantung.

SIAPA YANG BERESIKO TERSERANG MORNING HYPERTENSION
Yang berisiko mengalami morning hypertension adalah para penderita
1. HIpertensi,
2. Kolesterol tinggi
3. Diabetes tipe 1 dan 2
4. perokok
5. peminum alkohol
6.Kegemukan
7.mereka yang berusia di atas 65 tahun
8. Pasien hipertensi yang terkontrol pun 50%

SARAN & PENDAPAT
1.Akan lebih baik lagi bagi Anda yang memiliki risiko terkena morning hypertension ini, lakukan
pemeriksaan tekanan darah rutin setiap setelah bangun tidur hingga 2 jam setelahnya, dengan jeda
kurang lebih 30 menit.
2.Penelitian ini juga menunjukkan bahwa morning surge cenderung lebih sering menyerang orang
Asia daripada orang Eropa. Karena alasan inilah penderita hipertensi sangat disarankan untuk
mengukur tekanan darahnya secara rutin dan memiliki alat pengukur tekanan darah sendiri di
rumah agar senantiasa mengontrol kondisi kesehatannya.
3.Mengingat Morning hypertension adanya kemungkinan hal ini menyebabkan penyakit berbahaya.
Penderita hipertensi yang sudah mengalami morning surge sebaiknya segera memeriksakan kondisi
ini ke dokter demi mendapatkan obat yang tepat. Pastikan untuk rutin mengonsumsinya demi
menjaga tekanan darah tetap dalam kondisi normal dan tidak mengalami lonjakan dengan
berlebihan.
Demikian laporan dari hasil symposiun pada event 13th Scientified Meeting of InaSH 22-24 Febuari
2019 di Jakarta.Sekilas Info,Semoga bermanfaat!
RobertoNews 752

24.2,19(05.55)

beritalima.com beritalima.com

Pos terkait