IISMA Antarkan Mahasiswa FK UNAIR Raih Kesempatan Studi di Inggris

  • Whatsapp

SURABAYA, Beritalima.com|
Capaian membanggakan baru saja diraih oleh salah seorang Ksatria Airlangga. Pasalnya, Naufalluthfi Widodo mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) berhasil lolos dalam program Indonesian International Student Mobility Award (IISMA). Program tersebut mengantarkan Naufal, sapaan akrabnya, untuk mengenyam studi di salah satu universitas terbaik dunia yakni University of Sussex yang terletak di Inggris.

Berkuliah di negara yang cukup jauh dari asalnya yakni Indonesia, bukan tidak mungkin bagi Naufal untuk merasakan adanya perbedaan.

“Yang paling berkesan adalah terkait dengan cuaca di Inggris yang cukup dingin. Selain itu, durasi waktu berkuliah yang hanya 8 jam per minggunya dan makanan yang lebih hambar dari Indonesia adalah perbedaan berkesan yang saya rasakan,” ungkapnya.

Meski merasakan perbedaan yang cukup banyak, namun Naufal bersyukur karena dapat meraih mimpinya untuk merasakan pembelajaran di luar negeri sekaligus mengeksplor budayanya. Selain itu ia mengaku, bahwa kesibukannya sebagai mahasiswa FK UNAIR tidak menghalanginya mempersiapkan program tersebut.

“Karena banyak pihak yang membantu, sehingga saya tidak merasa terbebani dan proses seleksi sangat mudah saya jalani,” tuturnya.

Mengenai program studi yang diambil, Naufal menuturkan bahwa ia tertarik dengan Psikologi. Selain itu menurutnya, program studi tersebut masih memiliki relevansi dengan bidangnya di UNAIR yakni kedokteran.

“Materinya sedikit serupa dengan kedokteran dan University of Sussex adalah salah satu yang terbaik di United Kingdom (Inggris, Red),” terangnya.

Dalam proses seleksi, Naufal mengatakan bahwa ia membutuhkan waktu sekitar dua bulan. Proses tersebut dimulai dengan pendaftaran yang mulai dibuka pada sekitar bulan Juni tahun 2021 dan jadwal keberangkatan mulai bulan Agustus di tahun yang sama.

Selama seleksi, mahasiswa Angkatan 2018 tersebut sempat menjumpai kendala berupa pengiriman visa. Beruntung, banyak pihak yang membantu sehingga kendala tersebut tidak terlalu berarti baginya.

Selain persiapan dokumen seperti visa, ada hal lain yang juga perlu Naufal persiapkan.

“Utamanya juga harus mempersiapkan mental dan kemauan untuk mengikuti program tersebut. Saya juga mempersiapkan dokumen lain seperti nilai transkrip akademik dan sertifikasi bahasa Inggris yang menjadi hal penting dalam program ini,” jelasnya.

Ia kemudian juga berpesan kepada mahasiswa lain yang ingin mengikuti program serupa.

“Terus mencoba, adalah hal yang terpenting. Sertai dengan proaktif untuk bertanya mengenai program tersebut dan tingkatkan kemampuan diri,” ucapnya.

Terakhir, Naufal juga berharap bahwa ke depannya ia dapat melanjutkan studi di luar negeri.

“IISMA menjadi langkah awal saya dalam menggapai mimpi saya tersebut,” pungkasnya.(Yul)

Caption foto: Naufalluthfi Widodo, yang tengah mengikuti program IISMA di University of Sussex, Inggris

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait